Guru PAUD Didorong Lebih Melek Literasi Soal Anak

2 hours ago 1

Guru PAUD Didorong Lebih Melek Literasi Soal Anak

Anggota DPRD DIY, Aslam Ridlo (berdiri) memaparkan materinya dalam bedah buku yang berjudul Perkembangan Anak Usia Dini : Tinjauan Praktis Seorang Ibu Bekerja di Bawuran, Kapanewon Pleret, Bantul, Kamis (6/8)./ Harian Jogja - Kiki Luqmanul Hakim Ramadhani

Upaya meningkatkan literasi masyarakat tidak hanya dilakukan dengan mengajak warga gemar membaca, tetapi juga menghadirkan bacaan yang dekat dengan kebutuhan mereka. Hal itulah yang menjadi alasan digelarnya kegiatan bedah buku berjudul Perkembangan Anak Usia Dini: Tinjauan Praktis Seorang Ibu Bekerja di Kalurahan Bawuran, Kapanewon Pleret, Bantul, Kamis (6/8).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY itu diikuti guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) serta warga sekitar Bawuran. Pemilihan tema buku tentang perkembangan anak usia dini disesuaikan dengan peserta yang sebagian besar merupakan pendidik PAUD.

Anggota DPRD DIY, Aslam Ridlo, mengatakan pemilihan tema bedah buku kali ini memang diarahkan kepada guru PAUD. Menurutnya, kegiatan literasi akan lebih bermanfaat apabila materi yang dibahas disesuaikan dengan kebutuhan peserta.

"Kebetulan ini ada pakarnya. Kemudian yang selanjutnya, kalau ada kekurangan mohon maaf yang sebesar-besarnya," ujarnya, Kamis.

Aslam juga menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas guru PAUD perlu terus diperluas. Dia berharap kegiatan serupa tidak hanya berlangsung di tingkat provinsi, tetapi dapat semakin dekat dengan masyarakat di kabupaten dan kota.

Menurutnya, kegiatan literasi juga dapat menjadi pintu masuk untuk membahas berbagai persoalan yang berkaitan dengan anak. Karena itu, dia mendorong pengembangan kegiatan yang secara khusus dapat meningkatkan kapasitas para pendidik PAUD.

Aslam juga menyampaikan gagasan agar kegiatan bedah buku lebih banyak digelar di tingkat kabupaten dan kota. Menurutnya, kegiatan semacam itu dapat membantu mendekatkan buku dengan masyarakat sekaligus mendorong peningkatan minat baca.

"Selain hari ini juga bagian dari upaya pemerintah provinsi untuk meningkatkan minat baca buku," katanya.

Sementara itu, Ketua Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (Satgas PPA) Bantul, Muhammad Zainul Zain, mengatakan kegiatan literasi juga dapat dikembangkan melalui kolaborasi dengan program perlindungan anak. Menurutnya, kolaborasi tersebut memungkinkan kegiatan literasi menjadi lebih luas karena tidak hanya membahas kebiasaan membaca, tetapi juga memberikan pengetahuan yang berkaitan dengan persoalan anak.

Zainul menilai kerja sama tersebut menjadi peluang positif untuk memanfaatkan momentum kegiatan literasi secara lebih optimal.

"Dengan begitu, satu kegiatan dapat memberikan manfaat dari beberapa sisi, terutama bagi masyarakat dan anak," ucap Zainul.

Budaya Membaca

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan DPAD DIY, Zulfa Kurniawan, mengatakan kegiatan bedah buku menjadi salah satu cara pemerintah memperluas budaya membaca sekaligus mendorong masyarakat menjadikan ilmu pengetahuan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, ilmu pengetahuan memang tidak selalu memberikan hasil secara cepat. Namun, pengetahuan yang terus dikembangkan dapat membuka kesempatan yang lebih luas bagi seseorang di masa mendatang.

DPAD DIY bersama DPRD DIY, kata dia, terus berupaya menghadirkan kegiatan yang dapat mendekatkan masyarakat dengan buku. Bedah buku tidak hanya diharapkan berhenti pada kegiatan diskusi, tetapi juga mendorong peserta membawa kebiasaan membaca ke lingkungan keluarga masing-masing.

"Kami berharap buku ini nanti sampai di rumah bisa dibaca dan menjadi trigger atau pemicu untuk membaca buku berikutnya," katanya. (Advertorial)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Ujang Hasanudin

Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news