Banjir Rob Pati Surut, BPBD Tetap Siapkan Tempat Evakuasi

3 hours ago 1

Banjir Rob Pati Surut, BPBD Tetap Siapkan Tempat Evakuasi

Kondisi banjir rob di Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif

Harianjogja.com, PATI— Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menyiapkan tempat pengungsian sementara bagi warga Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, yang terdampak banjir rob. Meski genangan air mulai surut, langkah antisipasi tetap dilakukan untuk menghadapi potensi rob susulan.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Pati, Martinus Budi Prasetyo, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Tunggulsari untuk menyiapkan lokasi pengungsian jika kondisi memburuk.

“Tempat pengungsian disiapkan di Balai Desa Tunggulsari dan polindes sebagai lokasi sementara, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia apabila sewaktu-waktu diperlukan,” ujarnya, Selasa (23/6/2026).

Berdasarkan data BPBD, terdapat 73 rumah warga yang terdampak banjir rob di wilayah tersebut. Sebaran rumah terdampak berada di lima rukun tetangga (RT), yakni RT 01 sebanyak 3 rumah, RT 02 sebanyak 9 rumah, RT 03 sebanyak 17 rumah, RT 04 sebanyak 8 rumah, dan RT 05 sebanyak 36 rumah yang menjadi wilayah paling terdampak.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada warga yang memilih mengungsi. Kondisi di lapangan menunjukkan genangan air mulai berangsur surut berdasarkan pemantauan pada Sabtu (21/6) malam hingga Minggu (22/6) pagi.

Bantuan Logistik hingga Perbaikan Tanggul

Untuk mempercepat penanganan darurat, BPBD Pati telah menyalurkan bantuan logistik pangan kepada warga terdampak, khususnya di RT 05 yang mengalami dampak paling luas.

Selain bantuan logistik, pemerintah daerah juga mengalokasikan bantuan uang tunai sebesar Rp60 juta untuk penanganan darurat tanggul yang jebol. Tidak hanya itu, BPBD Provinsi Jawa Tengah turut menyalurkan material geotekstil guna membantu perbaikan tambak yang terdampak rob.

Martinus menegaskan, meskipun kondisi mulai membaik, potensi banjir rob masih dapat terjadi kembali, terutama di kawasan pesisir. Oleh karena itu, pemantauan terus dilakukan secara berkala oleh petugas di lapangan.

“Walaupun sudah surut, kami tetap siaga karena potensi rob bisa terjadi sewaktu-waktu,” katanya.

Warga Diminta Tetap Waspada

BPBD Pati juga mengimbau masyarakat Desa Tunggulsari, khususnya yang tinggal di wilayah pesisir, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan kenaikan air pasang. Warga diminta segera melapor kepada perangkat desa atau petugas BPBD jika terjadi kondisi darurat.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait juga terus melakukan koordinasi untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi, sekaligus mempercepat proses penanganan infrastruktur yang terdampak banjir rob.

Dengan langkah antisipasi ini, pemerintah berharap dampak banjir rob dapat diminimalkan, serta keselamatan warga tetap menjadi prioritas utama di tengah ancaman cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di wilayah pesisir Pati.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Abdul Hamied Razak

Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news