Wali Kota Padang Tinjau Goa Kelelawar Padayo, Sebut Punya Potensi Besar Jadi Wisata Edukasi Geologi

16 hours ago 9

promo hayati padang agustus

PADANG, KLIKPOSITIF — Wali Kota Padang Fadly Amran meninjau kawasan Goa Kelelawar Padayo yang berada di Kompleks PT Semen Padang, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Sabtu (29/8/2026). Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Padang melihat secara langsung potensi kawasan tersebut untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata alam edukasi.

Fadly Amran hadir bersama Kepala Dinas PUPR Kota Padang Malvi Hendri, Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Yenni Yuliza, Camat Lubuk Kilangan Nurul Widya Siska Usman, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), jajaran PT Semen Padang, serta unsur terkait lainnya.

Setibanya di kawasan goa, Fadly bersama rombongan melihat langsung kondisi lingkungan, formasi batuan, jalur di dalam goa hingga habitat kelelawar yang masih aktif. Peninjauan itu sekaligus menjadi kesempatan bagi Pemko Padang untuk memetakan kebutuhan penataan kawasan agar potensi wisata yang ada dapat dikembangkan tanpa menghilangkan karakter alaminya.

Menurut Fadly, Goa Kelelawar Padayo memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu destinasi wisata alam edukasi di Kota Padang. Kawasan tersebut tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga menyimpan kekayaan geologi berupa beragam formasi batuan yang dapat menjadi sarana pembelajaran bagi masyarakat maupun wisatawan.

“Formasi-formasi batu ini cukup lengkap di sini. Kita bisa belajar tentang cave opening dan berbagai formasi batuan yang kebanyakan bisa kita lihat di sini,” kata Fadly.

Ia menilai, potensi tersebut dapat dikemas menjadi pengalaman wisata yang tidak sekadar menghadirkan panorama alam, tetapi juga memberikan pengetahuan kepada pengunjung mengenai proses pembentukan goa, karakteristik batuan hingga kehidupan satwa yang berada di dalamnya.

Keberadaan kelelawar menjadi salah satu kekuatan utama yang membuat kawasan ini memiliki nilai edukasi tersendiri. Fadly menyebut terdapat empat spesies kelelawar yang masih hidup dan beraktivitas di kawasan Goa Kelelawar Padayo.

Karena itu, ia mengingatkan agar rencana pengembangan kawasan wisata tidak dilakukan dengan mengorbankan ekosistem yang telah terbentuk secara alami.

“Saya tadi menitipkan kepada Pokdarwis, pastikan setiap pembangunan yang dilakukan ke depan tetap menjaga kelestarian dan keasrian goa, serta tidak mengganggu habitat asli Goa Kelelawar ini,” ujarnya.

Fadly menegaskan, pengembangan pariwisata harus berjalan beriringan dengan upaya konservasi. Menurut dia, fasilitas wisata memang diperlukan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan kepada pengunjung, namun pembangunan harus disesuaikan dengan karakter kawasan.

Selain bagian dalam goa, Fadly juga menyoroti panorama alam di sekitar kawasan Goa Kelelawar Padayo. Lingkungan yang masih asri dinilai dapat menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana alam.

Sejumlah fasilitas berupa pondok dan saung yang telah tersedia juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai aktivitas pengunjung. Dengan penataan yang tepat, kawasan tersebut dinilai memiliki peluang untuk menjadi salah satu pilihan wisata berbasis alam yang menawarkan pengalaman berbeda di Kota Padang.

“Mudah-mudahan Goa Kelelawar melalui Pokdarwis-nya dapat terus mempertahankan keindahan alam yang luar biasa. Hal ini sejalan dengan Program Unggulan kita, yaitu Jelajah Padang, yang berfokus pada pengembangan wisata,” tutur Fadly.

Pembenahan Kawasan Dimulai Sejak 2025

Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Yenni Yuliza mengatakan, Pemko Padang bersama PT Semen Padang dan pemangku kepentingan terkait telah mulai melakukan pembenahan fisik kawasan Goa Kelelawar sejak 2025.

Pembenahan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kebutuhan pengunjung sekaligus kondisi kawasan. Sejumlah fasilitas pendukung telah dibangun dan ditata, di antaranya lampu penerangan, jalan, jembatan serta sarana penunjang lainnya.

Menurut Yenni, penataan tersebut diperlukan agar potensi Goa Kelelawar Padayo dapat dikembangkan menjadi destinasi yang lebih siap menerima kunjungan wisatawan.

“Kita akan membenahi jalur di dalam kawasan goa. Selain itu, kawasan ini juga akan kita kembangkan untuk wisata minat khusus, seperti panjat tebing. Kemudian juga akan dilakukan penataan saung, petunjuk arah, dan pemasangan CCTV. Di luar kawasan, direncanakan pembangunan camping ground,” kata Yenni.

Rencana pengembangan itu menunjukkan bahwa Goa Kelelawar Padayo tidak hanya akan diarahkan sebagai objek wisata untuk menikmati pemandangan alam. Pemerintah juga melihat peluang untuk mengembangkan aktivitas wisata minat khusus yang dapat memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung.

Panjat tebing, misalnya, dapat menjadi salah satu aktivitas yang dikembangkan dengan tetap mempertimbangkan aspek keselamatan dan kelestarian kawasan. Sementara itu, penataan saung, petunjuk arah dan pemasangan kamera pengawas diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan sekaligus keamanan wisatawan.

Rencana pembangunan camping ground di luar kawasan goa juga menjadi bagian dari konsep pengembangan destinasi secara terpadu. Dengan demikian, wisatawan nantinya tidak hanya datang untuk melihat goa, tetapi juga dapat menikmati kawasan alam di sekitarnya dalam durasi kunjungan yang lebih panjang.

Dorong Akses Baru

Selain pembenahan di dalam dan sekitar kawasan wisata, Pemko Padang juga tengah mengupayakan pembangunan akses baru menuju Goa Kelelawar Padayo.

Selama ini, akses menuju kawasan tersebut masih melalui kawasan PT Semen Padang. Pemerintah kota berharap jalan baru yang direncanakan dapat menjadi akses utama menuju destinasi tersebut sehingga jalur wisatawan nantinya tidak lagi bergantung pada akses melalui kawasan perusahaan.

Yenni mengatakan, lahan untuk pembukaan akses baru tersebut telah disiapkan. Selanjutnya, pemerintah akan mengupayakan dukungan anggaran pembangunan jalan melalui kolaborasi dengan DPRD Kota Padang dan PT Semen Padang.

“Lahan untuk pembukaan akses tersebut telah disiapkan. Selanjutnya, untuk anggaran pembangunan jalan akan kita upayakan bersama melalui kolaborasi dengan DPRD Kota Padang dan PT Semen Padang, sehingga akses ini nantinya dapat segera diwujudkan,” ujarnya.

Pembangunan akses baru dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam pengembangan Goa Kelelawar Padayo. Akses yang lebih mudah diharapkan dapat meningkatkan kunjungan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Namun, pengembangan tersebut tetap diarahkan agar tidak mengubah karakter alami kawasan. Pemerintah bersama Pokdarwis, PT Semen Padang dan pihak terkait akan memiliki peran penting dalam memastikan pembangunan fasilitas wisata dilakukan secara terukur.

Dengan kekayaan geologi, habitat kelelawar, panorama alam serta rencana pengembangan wisata minat khusus, Goa Kelelawar Padayo memiliki modal untuk menjadi salah satu destinasi wisata alternatif di Kota Padang.

Pemerintah Kota Padang berharap pengembangan kawasan tersebut nantinya tidak hanya memperkuat sektor pariwisata, tetapi juga menghadirkan ruang edukasi lingkungan bagi masyarakat dan wisatawan. Pada saat yang sama, keterlibatan Pokdarwis dan masyarakat sekitar diharapkan mampu memastikan keberlanjutan pengelolaan destinasi.

Melalui konsep tersebut, Goa Kelelawar Padayo diarahkan bukan sekadar menjadi tempat untuk dikunjungi, melainkan kawasan wisata yang mempertemukan keindahan alam, edukasi, aktivitas wisata minat khusus dan upaya konservasi dalam satu destinasi.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news