BI Sumbar Bedah Pemanfaatan AI bagi UMKM di SCF 2026

13 hours ago 8

promo hayati padang agustus

PADANG, KLIKPOSITIF – Peserta Creative Economy Talks yang digelar Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumatera Barat antusias mengikuti pembelajaran mengenai pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk mendukung pengembangan usaha dan ekonomi kreatif.

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Sumbar Creative Economy Festival 2026 tersebut mengangkat tema “AI Product Photoshoot for UMKM: Create Easier, Grow Faster” dan menghadirkan Bhaotsudanco sebagai narasumber.

Dalam kegiatan itu, peserta tidak hanya diperkenalkan dengan berbagai potensi AI, tetapi juga diajak memahami cara memberikan instruksi atau prompt yang tepat dan detail agar menghasilkan keluaran yang sesuai dengan kebutuhan.

Pemateri menekankan, pemanfaatan AI sebaiknya tidak hanya bergantung pada satu platform, termasuk ChatGPT. Hasil yang diperoleh dari AI dapat kembali diolah dan dikombinasikan dengan berbagai aplikasi digital lainnya untuk menghasilkan karya maupun produk yang lebih berkualitas.

“Jangan semua dibuat di ChatGPT. Kita harus membuat prompt yang benar dan detail. Output-nya tetap digabungkan dengan aplikasi lain agar hasilnya luar biasa,” katanya.

Menurutnya, kemampuan menggunakan AI tidak sebatas mengetahui cara memberikan perintah kepada sebuah aplikasi. Pengguna juga perlu memahami tujuan yang ingin dicapai, menyusun instruksi secara jelas, serta memiliki kemampuan untuk mengevaluasi dan mengolah kembali hasil yang diberikan AI.

Hal tersebut mendapat respons positif dari peserta. Sejumlah peserta terlihat aktif mengajukan pertanyaan mengenai cara memanfaatkan AI secara efektif, termasuk untuk membantu pekerjaan, membuat konten, hingga menghasilkan materi visual yang dapat mendukung pemasaran produk UMKM.

“Pemanfaatan AI, khususnya dalam pembuatan foto produk, dinilai dapat memberikan peluang bagi pelaku UMKM untuk menghasilkan materi promosi yang lebih menarik dan profesional. Teknologi tersebut juga dapat membantu pelaku usaha menghemat waktu serta meningkatkan kreativitas dalam memasarkan produknya,” jelasnya.

Namun, di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, peserta juga diingatkan agar menggunakan AI secara bijak. Salah satunya dengan memperhatikan keamanan dan privasi data.

Pemateri mengingatkan agar pengguna tidak sembarangan memasukkan data pribadi maupun informasi sensitif ke dalam platform AI. Kesadaran terhadap keamanan data menjadi bagian penting dalam pemanfaatan teknologi digital.

“Penggunaan AI harus tetap diiringi kreativitas dan kemampuan berpikir kritis. AI merupakan alat bantu, bukan pengganti proses berpikir manusia,” paparnya.

Sementara itu, Creative Economy Talks merupakan bagian dari rangkaian Sumbar Creative Economy Festival 2026 yang turut mengangkat berbagai sektor ekonomi kreatif, seperti wastra, gastronomi, green creative, dan digital.

Melalui kegiatan tersebut, BI Sumbar mendorong pelaku UMKM, komunitas kreatif, mahasiswa, dan masyarakat untuk semakin terbuka terhadap perkembangan teknologi sekaligus mampu menggunakannya secara bertanggung jawab.

Pemanfaatan teknologi AI yang dipadukan dengan kreativitas manusia dan berbagai aplikasi pendukung diharapkan dapat membuka peluang baru bagi UMKM Sumatera Barat untuk meningkatkan kualitas produk, memperkuat strategi pemasaran, serta meningkatkan daya saing di tengah perkembangan ekonomi digital.

Melalui semangat “Dari Nagari untuk Negeri”, Bank Indonesia mengajak seluruh pemangkukepentingan untuk memperkuat sinergi dalam membawa UMKM dari produk yang baik menjadibisnis yang kuat, dari pasar lokal menuju pasar yang lebih luas, serta dari potensi menjadi prestasi. Masyarakat dapat mengunjungi SCF 2026 secara gratis dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatanpada 28–30 Agustus 2026, pukul 08.30–18.00 WIB, di Hotel Pangeran Beach, Padang.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news