PADANG, KLIKPOSITIF — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Baiturrahim, Komplek Villaku Indah IV, Kelurahan Kurao Pagang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, menjadi momentum untuk memperkuat keimanan sekaligus meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (29/8/2026) tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, Camat Nanggalo David Ferdinand, Kepala KUA Kecamatan Nanggalo Welhendri, serta sejumlah elemen masyarakat setempat.
Dalam kesempatan itu, Maigus Nasir mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar agenda seremonial yang dilaksanakan setiap tahun. Menurutnya, peringatan kelahiran Rasulullah SAW harus menjadi ruang refleksi untuk memperkuat iman dan meningkatkan kualitas kehidupan sosial masyarakat.
“Rasulullah SAW adalah suri teladan terbaik dalam seluruh aspek kehidupan. Melalui peringatan Maulid ini, kita diingatkan kembali untuk mencontoh akhlak beliau, terutama dalam hal kepedulian, persaudaraan, dan kepemimpinan yang penuh kasih sayang,” ujar Maigus.
Ia mengatakan, keteladanan Rasulullah SAW sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan masyarakat saat ini. Nilai-nilai persaudaraan, kepedulian terhadap sesama, kejujuran, serta sikap saling menghormati dinilai menjadi modal penting dalam membangun lingkungan masyarakat yang harmonis.
Menurut Maigus, masjid tidak hanya memiliki fungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga dapat menjadi pusat pembinaan umat dan penguatan karakter generasi muda. Karena itu, berbagai kegiatan keagamaan yang melibatkan masyarakat perlu terus didorong agar nilai-nilai agama semakin kuat dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menilai semangat kebersamaan yang terlihat dalam peringatan Maulid Nabi tersebut sejalan dengan arah pembangunan Pemerintah Kota Padang. Pemerintah, kata dia, membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat untuk menggerakkan berbagai potensi yang dimiliki daerah.
Maigus menyampaikan visi pembangunan Kota Padang diarahkan untuk mewujudkan kota yang pintar dan sehat dengan tetap berlandaskan agama serta budaya, sehingga pembangunan tidak hanya menghasilkan kemajuan secara fisik, tetapi juga melahirkan masyarakat yang berkarakter dan memiliki kepedulian sosial.
“Semangat kebersamaan dan kekompakan seperti yang kita lihat dalam peringatan Maulid Nabi ini merupakan bagian penting dalam membangun Kota Padang. Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, insya Allah visi kejayaan Kota Padang dapat kita raih bersama,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Maigus juga memaparkan Program Unggulan Pemerintah Kota Padang, Smart Surau, yang terus diperkuat sebagai bagian dari upaya membangun generasi muda yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kekuatan karakter.
Program Smart Surau, jelasnya, tidak hanya berorientasi pada aktivitas keagamaan, tetapi juga diarahkan untuk menjadikan surau dan masjid sebagai ruang pembinaan generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Sejumlah kegiatan yang menjadi bagian dari Smart Surau antara lain Subuh Mubarokah, Remaja Masjid Reborn, pendidikan MDTA dan MDTW, hingga penyediaan ruang belajar digital serta akses WiFi gratis.
“Program Smart Surau meliputi Subuh Mubarokah, Remaja Masjid Reborn, pendidikan MDTA/MDTW, serta penyediaan ruang belajar digital dan akses WiFi gratis. Kami berharap para guru, orang tua dan semua pihak mendukung kesuksesan program ini,” ujar Maigus.
Ia menegaskan, keberhasilan program tersebut tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Peran guru, orang tua, pengurus masjid, tokoh masyarakat, serta para pemuda sangat diperlukan agar pembinaan generasi dapat berjalan secara berkelanjutan.
Menurutnya, keberadaan masjid dan surau harus mampu menjawab kebutuhan generasi muda di tengah perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang berlangsung cepat. Ruang-ruang keagamaan diharapkan dapat menjadi tempat yang nyaman bagi anak-anak dan remaja untuk belajar, berinteraksi, sekaligus membangun karakter.
Karena itu, Maigus mengajak masyarakat menjadikan momentum Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai titik penguatan kembali peran keluarga dan lingkungan dalam membentuk generasi yang berakhlak.
Ia berharap nilai-nilai yang terkandung dalam kehidupan Rasulullah SAW tidak berhenti pada kegiatan peringatan semata, tetapi diwujudkan melalui perilaku nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Peringatan Maulid Nabi di Masjid Baiturrahim tersebut pun menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Kehadiran jajaran pemerintah kecamatan bersama masyarakat menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam menjaga kehidupan sosial dan keagamaan di tingkat lingkungan.
Maigus menilai, pembangunan Kota Padang pada akhirnya harus bermuara pada peningkatan kualitas kehidupan masyarakat. Kemajuan kota tidak hanya diukur melalui pembangunan infrastruktur dan perkembangan ekonomi, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia, kekuatan nilai agama, serta kepedulian sosial yang tumbuh di tengah masyarakat.
Dengan semangat keteladanan Rasulullah SAW, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persaudaraan, memperkuat kepedulian, dan membangun lingkungan yang saling mendukung.
“Semoga peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini semakin memperkuat iman kita, mempererat persaudaraan, dan mendorong kita untuk terus meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

1 hour ago
12


















































