SMKN 2 Takalar Diserang OTK, Siswa Histeris Diancam Pakai Busur Panah

4 hours ago 1
SMKN 2 Takalar Diserang OTK, Siswa Histeris Diancam Pakai Busur Panah Polisi saat berada di TKP. (Dok: Ist)

KabarMakassar.com — Suasana mencekam terjadi di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, pada Jumat (17/7) sore sekitar pukul 16.00 WITA.

Sekolah yang berlokasi di Jalan Sonrong Daeng Mangung No. 13, Kelurahan Sompu Raya, Kecamatan Pattallassang tersebut tiba-tiba diserang oleh sekelompok Orang Tak Dikenal (OTK) yang diduga merupakan geng motor.

Para pelaku yang datang secara bergerombol menggunakan sekitar 5 unit sepeda motor langsung melakukan aksi teror. Mereka membentangkan ketapel panah bermata busur ke arah siswa-siswi yang tengah bersiap untuk pulang sekolah.

Menurut kesaksian penjaga sekolah SMKN 2 Takalar, Rusli Daeng Lau, para pelaku datang berboncengan dua hingga tiga orang tanpa mengenakan helm. Untuk menyembunyikan identitasnya, mereka memakai sweater penutup kepala serta masker.

“Ada kejadian anak-anak melewati sekolah. Mereka menggunakan sekitar 5 motor, berboncengan 2 dan 3 orang. Tidak menggunakan helm, cuma memakai sweater menutup kepala dan memakai masker semuanya,” ungkap Rusli saat dimintai keterangan di lokasi kejadian.

Rusli menambahkan bahwa kelompok pemotor tersebut sengaja melintas sambil mengacungkan busur panah yang siap dilepaskan ke arah halaman sekolah.

Melihat ancaman tersebut, para siswa yang baru saja keluar dari pagar besi halaman sekolah langsung panik dan berhamburan menyelamatkan diri. Teriakan “Ada busur! Ada busur!” memicu histeria massal. Sejumlah siswa bahkan terpaksa merayap di tanah demi menghindari anak panah yang sewaktu-waktu bisa melesat.

Aparat kepolisian dari Polsek Pattallassang bergerak cepat menuju lokasi untuk mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan sterilisasi.

Kanit Reskrim Polsek Pattallassang, Ipda Sulkarnain, membenarkan adanya laporan insiden dugaan penyerangan di sekolah kejuruan tersebut. Saat ini, pihak kepolisian tengah mengumpulkan bukti-bukti di lapangan.

“Kami di TKP mengumpulkan data-data dahulu, menanyakan ke para saksi yang melihat kejadian, serta mencari petunjuk ciri-ciri wajah dan jenis motor apa yang sempat digunakan para geng motor tersebut,” jelas Ipda Sulkarnain.

Ia menegaskan bahwa kasus ini akan diselidiki secara mendalam hingga tuntas. Pihak kepolisian juga berencana meminta dan memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) milik sekolah guna mengidentifikasi para pelaku.

“Kejadian dugaan penyerangan tersebut kami akan selidiki untuk bisa diungkap dan kami akan meminta CCTV sekolah,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, motif penyerangan masih misterius. Muncul dugaan di kalangan warga bahwa aksi teror ini merupakan aksi balas dendam terkait perselisihan yang terjadi sebelumnya. Kendati demikian, pihak Kepolisian Resort Takalar masih terus melakukan pendalaman untuk memastikan motif asli di balik penyerangan tersebut.

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news