Rekor Buruk Timnas Indonesia di Singapura Jadi Ancaman Besar

3 hours ago 1

Jumali

Jumali Kamis, 06 Agustus 2026 20:37 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Singapura Jadi Ancaman Besar

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memberikan arahan kepada anak didiknya saat melawan Timnas Vietnam pada pertandingan Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (3/8/2026). Indonesia kalah dengan skor 0-3. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/foc.\r\n

Harianjogja.com, JOGJA— Timnas Indonesia menghadapi tantangan berat saat bertandang ke markas Singapura pada laga penentuan Grup A Piala AFF 2026. Selain wajib meraih kemenangan untuk menjaga peluang lolos ke semifinal, Skuad Garuda juga dibayangi catatan kurang meyakinkan saat bermain di kandang The Lions dalam sejarah turnamen tersebut.

Dari enam kunjungan ke markas Singapura di ajang Piala AFF sejak 2002, Indonesia hanya mampu mencatat satu kemenangan. Selebihnya, Garuda menelan tiga kekalahan dan dua hasil imbang.

Kondisi itu membuat duel di Stadion Jalan Besar, Singapura, pada Jumat (7/8/2026), menjadi ujian penting bagi pasukan John Herdman yang sedang berupaya bangkit setelah kalah 0-3 dari Vietnam pada pertandingan sebelumnya.

Kemenangan Bersejarah Indonesia di Singapura

Satu-satunya kemenangan Timnas Indonesia di kandang Singapura pada Piala AFF terjadi pada leg kedua semifinal edisi 2020 yang digelar di Stadion National Kallang, Singapura, 25 Desember 2021.

Saat itu, Indonesia lebih dulu unggul melalui gol Ezra Walian pada menit ke-11. Namun, Singapura mampu membalikkan keadaan lewat gol Song Ui-young pada menit 45+4 dan Shahdan Ali pada menit ke-74.

Pertandingan berlangsung dramatis setelah Indonesia menyamakan kedudukan menjadi 2-2 sehingga laga harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.

Situasi berbalik menguntungkan bagi Garuda karena Singapura harus bermain dengan 10 pemain sejak babak kedua. Kondisi tersebut membuat stamina pemain tuan rumah menurun saat memasuki tambahan waktu.

Indonesia kemudian memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk mencetak dua gol tambahan. Shawal Anuar mencatatkan gol pada menit ke-91, disusul Egy Maulana Vikri yang mencetak gol pada menit 105+2.

Kemenangan 4-2 itu memastikan Indonesia melaju dengan agregat 5-3 dan menjadi kemenangan perdana sekaligus satu-satunya Garuda di kandang Singapura dalam sejarah Piala AFF.

Rekor Pertemuan Indonesia vs Singapura

Meski memiliki catatan kurang baik saat bermain di Singapura pada ajang Piala AFF, rekor pertemuan kedua tim di semua kompetisi masih berpihak kepada Indonesia.

Dari total 59 pertandingan yang telah dimainkan, Timnas Indonesia mencatatkan 30 kemenangan dan 19 kekalahan. Sementara jumlah hasil imbang tercatat antara 10 hingga 20 kali berdasarkan sejumlah sumber statistik yang berbeda.

Namun, jika hanya menghitung pertemuan di Piala AFF, Singapura justru memiliki catatan lebih baik.

Dari 11 laga yang mempertemukan kedua negara di turnamen tersebut, The Lions membukukan lima kemenangan. Indonesia meraih tiga kemenangan, sedangkan tiga pertandingan lainnya berakhir imbang.

Laga Penentu Grup A Piala AFF 2026

Pertandingan di Stadion Jalan Besar memiliki arti besar bagi kedua tim, terutama bagi Indonesia yang sedang berada dalam tekanan setelah kekalahan telak dari Vietnam.

Hasil negatif 0-3 pada matchday ketiga membuat peluang Garuda menuju semifinal bergantung pada hasil laga melawan Singapura.

Kemenangan menjadi target mutlak jika Indonesia ingin menjaga asa melaju ke fase gugur dan tetap bersaing memperebutkan gelar Piala AFF 2026.

Timnas Indonesia Disindir Media Singapura

Menjelang pertandingan krusial tersebut, tekanan terhadap Timnas Indonesia bertambah setelah media Singapura, TMSGoal, menyoroti catatan Garuda yang belum pernah menjadi juara Piala AFF.

Melalui unggahan di media sosial, media tersebut menampilkan daftar juara turnamen sejak pertama kali digelar pada 1996. Dalam unggahan itu, Indonesia disebut sebagai salah satu kekuatan sepak bola Asia Tenggara yang belum pernah mengangkat trofi juara.

Thailand masih menjadi tim tersukses dengan koleksi tujuh gelar juara Piala AFF.

Di belakangnya terdapat Singapura yang mengoleksi empat trofi, Vietnam dengan tiga gelar, serta Malaysia yang pernah sekali menjadi juara.

Fakta tersebut membuat tekanan terhadap Timnas Indonesia semakin besar. Selain harus menghadapi laga hidup-mati di fase grup, Skuad Garuda juga terus dibayangi ambisi mengakhiri puasa gelar di kompetisi paling bergengsi tingkat Asia Tenggara itu.

Bagi pelatih John Herdman, pertandingan melawan Singapura menjadi momentum penting untuk membuktikan kapasitas tim di bawah tekanan. Pelatih yang sebelumnya sukses membawa Kanada tampil di Piala Dunia 2022 itu dituntut menemukan formula terbaik agar Indonesia mampu memutus rekor kurang baik saat bermain di kandang lawan dan menjaga peluang melangkah ke semifinal Piala AFF 2026.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news