Cedera Belum Pulih, Bezzecchi Turunkan Target di MotoGP Inggris

1 hour ago 1

Jumali

Jumali Kamis, 06 Agustus 2026 22:17 WIB

Cedera Belum Pulih, Bezzecchi Turunkan Target di MotoGP Inggris

Marco Bezzecchi/Instagram: marcobez72

Harianjogja.com, JOGJA— Cedera yang dialami Marco Bezzecchi masih membayangi persiapannya menuju MotoGP Inggris 2026. Meski berstatus juara bertahan di Sirkuit Silverstone, pembalap Aprilia itu mengakui peluang mengulang kemenangan sensasional musim lalu tidak mudah karena kondisi fisiknya belum sepenuhnya pulih.

Pebalap asal Italia itu sempat mengalami patah tulang selangka saat menjalani sesi kualifikasi MotoGP Jerman di Sachsenring sekitar satu bulan lalu. Cedera tersebut memaksanya mengakhiri akhir pekan balapan lebih cepat karena tidak memungkinkan untuk mengikuti sprint race maupun balapan utama.

Jeda musim panas selama tiga pekan memang memberikan waktu bagi Bezzecchi untuk memulihkan kondisi fisiknya. Namun, proses pemulihan belum berjalan sempurna. Selain bahu yang masih dalam tahap pemulihan, ia juga mengaku masih merasakan gangguan pada lutut kirinya.

Situasi tersebut membuat Bezzecchi memilih memasang target yang lebih realistis saat tampil di Silverstone. Fokus utamanya bukan mengejar kemenangan, melainkan kembali menemukan ritme balapan dan memastikan kondisi tubuhnya mampu bertahan sepanjang akhir pekan.

"Aku merasa tidak terlalu buruk sih; itu memang libur musim panas yang sulit, aku tidak 100% fit. Bahuku memang tidak terlalu sakit, dan lutut kiriku juga cedera. Kita akan melihat bagaimana keadaanku di atas motor," kata Bezzecchi dikutip dari Skysports.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa kondisi fisik masih menjadi tanda tanya besar bagi Bezzecchi. Padahal, Silverstone menyimpan kenangan manis bagi dirinya.

Pada MotoGP Inggris musim lalu, Bezzecchi tampil luar biasa. Memulai balapan dari posisi ke-10, ia mampu melakukan manuver demi manuver hingga akhirnya merebut kemenangan dengan selisih sekitar empat detik atas Johann Zarco yang finis di posisi kedua.

Meski memiliki catatan impresif di lintasan tersebut, Bezzecchi menilai situasi tahun ini sangat berbeda. Cedera yang belum sepenuhnya pulih membuatnya enggan membebani diri dengan target tinggi.

"Sekarang ini, kurasa aku tidak punya harapan untuk mengulang performaku dan menang seperti tahun lalu. Saat itu, aku menjalani balapan yang hebat, tapi di musim ini aku datang dengan mentalitas yang berbeda," ujarnya.

Menurut Bezzecchi, pendekatan terbaik saat ini adalah kembali merasakan performa motor Aprilia dan mengevaluasi kemampuan fisiknya secara bertahap selama sesi latihan hingga balapan.

"Aku tidak mau terlalu memikirkan tentang performaku, melainkan aku ingin menunggangi motornya lagi dan melihat bagaimana keadaanku. Tentu saja, jika aku merasa nyaman, aku akan mencobanya," lanjutnya.

MotoGP Inggris juga menjadi momen penting bagi Bezzecchi untuk menghentikan tren negatif yang menghantui performanya dalam beberapa seri terakhir. Setelah meraih kemenangan di Mugello, hasil buruk dan berbagai insiden membuat perolehan poinnya terhambat.

Dalam empat grand prix terakhir, Bezzecchi gagal menambah poin. Kondisi tersebut membuat posisinya merosot ke peringkat ke-11 klasemen sementara MotoGP 2026 dengan koleksi 71 poin.

Jumlah tersebut terpaut cukup jauh dari pemuncak klasemen Jorge Martin yang telah mengumpulkan 208 poin. Dengan selisih yang besar, peluang Bezzecchi untuk terlibat dalam perebutan gelar juara musim ini memang semakin berat.

Meski demikian, paruh kedua musim masih menyisakan banyak balapan. Karena itu, Bezzecchi berharap Silverstone bisa menjadi titik awal kebangkitannya setelah melewati periode sulit akibat cedera dan hasil buruk.

Kehadiran Bezzecchi dalam performa terbaiknya juga sangat dibutuhkan Aprilia. Tim pabrikan asal Italia tersebut tengah berupaya mempertahankan daya saing dalam perebutan gelar konstruktor. Dukungan poin dari Bezzecchi akan menjadi modal penting untuk membantu Aprilia bersaing hingga akhir musim.

Kini perhatian tertuju pada bagaimana kondisi fisik Bezzecchi saat kembali menggeber motor Aprilia di lintasan Silverstone. Jika mampu beradaptasi dengan baik dan rasa sakit tidak lagi menjadi hambatan, peluang untuk meraih hasil positif tetap terbuka meski sang juara bertahan memilih merendahkan ekspektasi menjelang balapan akhir pekan ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news