Ramai Isu Titipan Seleksi Kopdes, Wamen: Dijamin Tak Ada

2 hours ago 3

 Dijamin Tak Ada Foto ilustrasi Koperasi Desa Merah Putih, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.

Harianjogja.com, JAKARTA— Pemerintah memastikan proses seleksi manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih dilakukan secara terbuka dan tidak ada praktik titipan dalam rekrutmen tersebut. Penegasan ini disampaikan menyusul ramainya isu dugaan permainan kelulusan dan keluhan peserta terkait sistem tes berbasis komputer yang beredar di media sosial.

Pernyataan tersebut menjadi perhatian ribuan peserta seleksi karena proses rekrutmen manajer Kopdes Merah Putih saat ini memasuki tahap tes kompetensi dengan jumlah pelamar mencapai ratusan ribu orang dari berbagai daerah di Indonesia.

Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah menegaskan pemerintah menjamin proses rekrutmen berjalan transparan dan tidak membuka ruang praktik titipan.

“Enggak ada. Dijamin tidak ada titipan. Kalau kemudian ada masyarakat yang menyebut seolah-olah ada titipan dengan membayar sekian, sudah pasti itu adalah penipuan,” kata Farida dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, proses seleksi dilakukan melalui panitia seleksi nasional (Panselnas) yang melibatkan sejumlah lembaga pemerintah.

Koordinasi utama disebut berada di bawah BP BUMN, sedangkan pelaksanaan teknis rekrutmen dilakukan oleh Badan Kepegawaian Negara atau BKN.

Di tengah proses seleksi, media sosial juga ramai membahas dugaan gangguan sistem computer assisted test (CAT) yang dialami sejumlah peserta tes kompetensi.

Menanggapi hal tersebut, Farida mengatakan laporan yang muncul sudah dikoordinasikan dengan BKN dan Panselnas di bawah Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

“Laporan-laporan dari media sosial sudah kami koordinasikan dengan BKN dan juga Panselnas di bawah PANRB ... penjelasan lebih lanjut pasti akan disampaikan oleh BKN sebagai pelaksana teknis,” katanya.

Tahapan seleksi manajer Kopdes/Kel Merah Putih saat ini memasuki tes kompetensi yang berlangsung pada 3 hingga 12 Mei 2026.

Sebanyak 483.648 pelamar tercatat lolos tahap administrasi dan berhak mengikuti tes tersebut.

Jumlah peserta yang sangat besar membuat proses seleksi Kopdes Merah Putih menjadi salah satu rekrutmen SDM berbasis koperasi terbesar yang sedang berlangsung tahun ini.

Pemerintah menjadwalkan pengumuman hasil akhir seleksi pada 7 Juni 2026.

Peserta yang dinyatakan lolos nantinya tidak langsung bertugas. Mereka terlebih dahulu akan mengikuti pelatihan dasar kemiliteran komponen cadangan (Komcad) serta pembekalan manajerial dan kompetensi bidang.

Pelatihan tersebut disiapkan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia pengelola koperasi desa dan kelurahan yang menjadi bagian dari program penguatan ekonomi masyarakat berbasis koperasi.

Pemerintah juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap pihak yang menawarkan kelulusan dengan imbalan uang karena proses rekrutmen disebut sepenuhnya dilakukan melalui mekanisme resmi dan terpantau secara nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news