
Potret Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2 Trihanggo-Junction Sleman di atas ring road utara. /Istimewa-PT Adhi Karya.
Harianjogja.com, SLEMAN—Pembangunan Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2 Trihanggo-Junction Sleman terus bergerak menuju penyelesaian. Setelah pemasangan girder di kawasan ring road utara rampung pada sejumlah titik, proyek kini bersiap memasuki tahap pengecoran beton atau rigid pavement untuk konstruksi jalan tol layang. Hingga awal Juli 2026, progres keseluruhan pekerjaan telah mencapai 86 persen.
Humas PT Adhi Karya Proyek Tol Jogja Solo Seksi 2 Paket 2.2, Agung Murhandjanto, menyampaikan capaian pembangunan tersebut saat ditemui pada Senin (6/7/2026).
"Progres 86% ya," terang Agung pada Senin (6/7/2026).
Simpang Kronggahan
Perkembangan konstruksi paling terlihat di kawasan ring road utara. Di sisi barat Simpang Kronggahan, proses pemasangan girder telah diselesaikan sebagai bagian dari pembangunan struktur jalan tol layang.
Menurut Agung, pekerjaan berikutnya akan diteruskan ke sisi timur simpang serta penyelesaian ramp-off agar konstruksi dapat berjalan sesuai tahapan.
"Iya, itu sudah kami erection girder-nya. Jadi sudah sampai perempatan Kronggahan itu. Nanti terus kita selesaikan dari yang timur [simpang], kemudian yang ramp-off," jelasnya.
Cor di Atas Ring Road
Seiring rampungnya pemasangan girder, kontraktor kini mempersiapkan tahapan pengecoran rigid pavement. Sebagai bagian dari proses tersebut, bondek telah dipasang di atas ring road untuk menopang pekerjaan pengecoran jalan tol layang.
"Sudah persiapan untuk rigid, untuk dicor," jelasnya.
Penahan Sebelum Pengecoran
Agung menjelaskan, bondek berfungsi sebagai penahan pada bagian bawah konstruksi. Setelah itu, besi baja dipasang di atas bondek sebelum dilakukan pengecoran rigid hingga nantinya memasuki tahap pengaspalan.
"Itu bondek-nya, bondek-nya itu penahan di bawah, terus di atas bondek itu ada besi-besi bajanya. Kemudian baru kita cor rigid nanti di situ. Terus sampai pengaspalan nanti," terangnya.
Ia menambahkan, pengecoran rigid bahkan telah dimulai pada salah satu bagian proyek di sisi barat lampu merah perempatan Kronggahan.
"Yang di sebelah, sebelah barat perempatan, lampu merah sudah mulai pengecoran rigid," lanjut Agung.
Lalu Lintas
Meski pekerjaan berlangsung di atas ring road Kronggahan, arus kendaraan di bawah konstruksi tetap dapat melintas. Untuk menjaga keselamatan pengguna jalan, kontraktor memasang berbagai perlengkapan pengaman selama proses pembangunan berlangsung.
Agung mengatakan, pengamanan dilakukan dengan memasang safety net berupa jaring pengaman serta bondek agar risiko selama pekerjaan dapat diminimalkan.
"Ada safety net, safety net itu jaring, sama bondek. Kita berikan keamanan untuk semaksimal mungkin," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

8 hours ago
4
















































