Iran Tunjuk Pemimpin Baru, Israel Beri Ancaman Keras

1 day ago 7

Harianjogja.com, JOGJA—Situasi di Timur Tengah semakin memanas setelah Iran dilaporkan menunjuk pemimpin baru melalui Majelis Ulama di tengah serangan rudal dan drone yang diarahkan ke United Arab Emirates (UEA).

Militer Israel melalui Israel Defense Forces (IDF) segera mengeluarkan peringatan terbuka bahwa pihaknya tidak akan ragu menargetkan siapa pun yang terlibat dalam proses suksesi kepemimpinan di Teheran.

Serangan Rudal Guncang Dubai dan Abu Dhabi

Serangan rudal dan drone dari Iran pada Sabtu (7/3/2026) memaksa sistem pertahanan udara UEA bekerja keras. Ledakan keras dilaporkan terdengar di Dubai dan Abu Dhabi.

Puing-puing hasil pencegatan rudal dilaporkan jatuh di beberapa lokasi. Di kawasan Al Barsha, seorang sopir asal Pakistan dilaporkan tewas setelah tertimpa serpihan rudal yang berhasil dicegat.

Sementara itu, serpihan lain dilaporkan jatuh di dekat gedung pencakar langit 23 Marina.

Respons Pertahanan UEA

Kementerian Pertahanan United Arab Emirates menyatakan bahwa sejumlah rudal balistik berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara. Jet tempur juga dikerahkan untuk melumpuhkan drone yang memasuki wilayah udara negara tersebut.

Meski otoritas setempat menyatakan situasi telah terkendali, alarm peringatan di berbagai sudut kota memicu kepanikan warga. Insiden jatuhnya puing di kawasan permukiman menunjukkan betapa dekatnya dampak konflik terhadap warga sipil di kawasan Teluk.

Penunjukan Pemimpin Baru Iran

Di tengah ketegangan tersebut, kantor berita Mehr News Agency melaporkan bahwa Majelis Ulama Iran telah menetapkan pemimpin baru negara itu. Namun hingga kini identitas pemimpin tersebut belum diumumkan secara resmi.

Ulama senior Seyyed Ahmad Alam al-Huda menyatakan keputusan tersebut sah dan final, sekaligus membantah spekulasi mengenai kekosongan kepemimpinan di Iran.

Ancaman Terbuka dari Israel

Langkah suksesi tersebut langsung memicu respons keras dari militer Israel. Melalui unggahan di media sosial berbahasa Persia, Israel Defense Forces memperingatkan semua pihak yang terlibat dalam proses pemilihan pemimpin Iran.

“Kami memperingatkan semua pihak yang berniat berpartisipasi dalam pertemuan pemilihan penerus bahwa kami juga tidak akan ragu untuk menargetkan Anda. Ini adalah peringatan!” tulis IDF.

Pernyataan tersebut semakin meningkatkan ketegangan geopolitik di kawasan.

Komentar Donald Trump Picu Reaksi

Situasi juga memanas setelah mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa Washington seharusnya memiliki peran dalam proses penunjukan pemimpin Iran.

Pernyataan itu memicu penolakan keras dari Teheran yang menilai komentar tersebut sebagai bentuk intervensi asing terhadap urusan domestik Iran.

Risiko Eskalasi Konflik

Seusai penunjukan pemimpin baru dan serangan terhadap UEA, komunitas internasional kini menunggu langkah diplomatik untuk meredam potensi konflik yang lebih luas di Timur Tengah.

Ketegangan ini tidak lagi hanya melibatkan Iran dan Israel, tetapi juga berpotensi menyeret negara-negara Teluk seperti United Arab Emirates ke dalam pusaran konflik regional yang lebih besar.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news