Pieter Huistra Siapkan Uji Coba PSS Sleman Lawan Tim Super League

1 hour ago 1

Pieter Huistra Siapkan Uji Coba PSS Sleman Lawan Tim Super League

Pelatih Kepala PSS Sleman, Pieter Huistra ditemui pada Sabtu (8/8/2026) malam./Harian Jogja-Catur Dwi Janati

Harianjogja.com, SLEMAN— PSS Sleman bakal kembali menjalani laga uji coba pada pekan ini sebagai bagian dari persiapan tim. Kali ini, Super Elja akan menghadapi salah satu kontestan Super League dalam pertandingan yang digelar secara tertutup.

Pelatih Kepala PSS Sleman, Pieter Huistra, mengatakan laga tersebut akan berbeda dengan uji coba menghadapi Kendal Tornado FC yang berlangsung terbuka pada pekan lalu. Pertandingan kali ini lebih bersifat sebagai pertandingan latihan untuk melihat perkembangan para pemain.

"Ya pekan ini kami ada indoor game, hanya pertandingan latihan, jadi kita lihat saja nanti bagaimana jalannya. Kami melawan tim lain, tapi tertutup," jelas Huistra pada Rabu (12/8/2026) ditemui di Lapangan Pakembinangun.

PSS Sleman Rahasiakan Identitas Lawan

Huistra belum bersedia mengungkap klub yang akan menjadi lawan PSS Sleman dalam uji coba tersebut. Ia hanya memastikan tim yang dihadapi Super Elja merupakan salah satu kontestan Super League.

Di sisi lain, sejumlah klub memang tengah menjalani Training Camp (TC) atau pemusatan latihan di DIY. Namun, belum diketahui tim mana yang akan berhadapan dengan PSS Sleman pada uji coba pekan ini.

"Saya tidak bisa bilang. Ada banyak tim di sini. Ya, kali ini dari Super League," ungkapnya.

Pertandingan tertutup tersebut akan dimanfaatkan Huistra untuk kembali melihat kemampuan skuadnya dalam format yang menyerupai uji tanding internal. Pelatih asal Belanda itu berencana membagi pemain PSS Sleman menjadi dua tim.

Pemain PSS Sleman Akan Dibagi Dua Tim

Pembagian skuad menjadi dua tim bukan hal baru bagi Huistra. Skema tersebut sebelumnya diterapkan ketika PSS Sleman menghadapi Kendal Tornado FC dalam uji coba terbuka pekan lalu.

"Kami melakukan hal yang sama seperti sebelumnya. Kami membagi pemain menjadi dua tim, dan kedua tim akan mencoba bermain sedikit lebih lama—mungkin 50 atau 60 menit kali ini," jelasnya.

Durasi bermain setiap tim masih dapat disesuaikan dengan kebutuhan pertandingan. Huistra menilai format laga informal memberikan ruang lebih besar bagi tim pelatih untuk mengatur jalannya pertandingan.

Tidak seperti pertandingan resmi, uji coba tertutup tersebut tidak terikat aturan pertandingan secara ketat. Situasi itu memungkinkan permainan dihentikan sewaktu-waktu apabila pemain membutuhkan waktu istirahat tambahan.

"Jadi, kita lihat saja nanti. Dan hal yang bagus dari pertandingan informal seperti ini adalah kita bisa menghentikan permainan, mengambil istirahat tambahan, atau minum tambahan. Tidak ada aturan resmi yang mengikat," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news