Newswire Sabtu, 15 Agustus 2026 12:57 WIB

Memasuki hari keempat, tim SAR mencari empat korban KMP Putri Yasmin dengan memperluas penyisiran Selat Lombok hingga perairan Nusa Penida. /Antara.
Harianjogja.com, MATARAM—Tim SAR gabungan memperluas pencarian empat penumpang yang masih hilang setelah kebakaran KMP Putri Yasmin di perairan Selat Lombok. Memasuki hari keempat operasi SAR, penyisiran dilakukan hingga perairan Nusa Penida, Bali.
Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi mengatakan pencarian dibagi menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU) untuk memperluas cakupan wilayah operasi di laut dan pesisir.
"Hari ini pencarian kami bagi menjadi tiga sektor utama," ujarnya di Mataram, Sabtu.
Pembagian sektor tersebut disesuaikan dengan wilayah yang menjadi sasaran pencarian. Tim melakukan penyisiran di sejumlah perairan serta garis pantai yang diperkirakan dapat menjadi lokasi ditemukannya korban.
Tiga Sektor Pencarian
SRU 1 ditugaskan memperluas pencarian di perairan sebelah timur lokasi kejadian. Tim menyisir area seluas 48 NM² menggunakan RIB 02 Mataram.
Sementara itu, SRU 2 melakukan pencarian di sepanjang pesisir dari Pelabuhan Tembowong hingga Bangko-Bangko dengan cakupan sekitar 15 NM².
Adapun SRU 3 bergerak dari Pelabuhan Sampalan menggunakan RIB 02 Klungkung bersama personel Unit Siaga SAR Nusa Penida. Tim tersebut menyisir perairan di sisi selatan Nusa Penida dengan cakupan sekitar 32 NM².
Hariyadi mengatakan berdasarkan rekapitulasi data terbaru Posko SAR, sebanyak 212 penumpang KMP Putri Yasmin telah dinyatakan selamat.
Sementara itu, satu orang meninggal dunia dan empat penumpang lainnya masih dalam pencarian.
Empat korban yang hingga kini masih dicari yakni Yasir Arafat, Selvina Rambu Mayi, I Made Sutarjana, dan Slamet Yulianto.
Unsur Gabungan Dikerahkan
Operasi SAR hari keempat melibatkan sejumlah unsur dari wilayah Nusa Tenggara Barat dan Bali. Personel berasal dari Kantor SAR Mataram dan Kantor SAR Denpasar, Lanal Mataram, Finns SGi Air Bali dan Finns Search And Rescue, Ditpolair Polda NTB, KSOP Lembar, BKK Lembar, SROP Lembar, JRP, BPTB, Gapasdap, DVI Biddokkes Polda NTB, Dikes Lombok Barat, RSUD Tripat, RSUD Kota Mataram, RSUD Provinsi NTB, ASDP, serta Puskesmas Jembatan Kembar.
Berbagai armada dikerahkan untuk mendukung operasi pencarian, baik di wilayah laut maupun untuk penanganan korban.
Sarana yang digunakan antara lain KN SAR 220 Mataram, RBB Mataram, RIB 02 Mataram, KN SAR Arjuna, RIB 02 Klungkung, KAL Belongas, KAL Lembar, RIB Nusa Penida, serta helikopter Finns SGi Air Bali.
Selain itu, pencarian juga didukung KMP Portlink II, KMP Parama Kalyani, kapal Polair KP XXI-2015, Yacht Still Here, Yacht No Comment, serta armada ambulans dari RSUD NTB.
Tim SAR masih melakukan penyisiran secara intensif di sejumlah sektor yang telah ditetapkan. Perluasan area pencarian hingga perairan Nusa Penida dilakukan untuk meningkatkan peluang menemukan empat korban yang hingga hari keempat masih belum diketahui keberadaannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

2 hours ago
1

















































