Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok, Bulog Sumbar Sidak ke Pasar Raya Padang

10 hours ago 2

TARUNA - hayati

PADANG, KLIKPOSITIF — Kepala Perum Bulog Wilayah Sumatera Barat (Sumbar), R. Darma Wijaya, memastikan ketersediaan dan distribusi bahan pokok selama Ramadan 1447 H aman untuk masyarakat.

Hal itu diungkapkan saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Pasar Raya Padang, Senin pagi, 23 Februari 2026.

“Kita lakukan inspeksi untuk melihat ketersediaan dan distribusi bahan pokok di Pasar Raya Padang, seperti beras, minyak goreng,” katanya di Pasar Raya Padang.

Wijaya menegaskan, stok beras di gudang Bulog Sumbar dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Bahkan, tidak ada pembatasan jumlah pembelian, sehingga distribusi dapat disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing wilayah.

“Ketersediaan stok kita pastikan aman. Masyarakat tidak perlu khawatir karena distribusi akan terus dilakukan sesuai permintaan,” katanya.

Ia mengatakan, Bulog Sumbar juga mengintensifkan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional dan distributor guna memastikan harga tetap sesuai ketentuan serta mencegah praktik penimbunan.

“Kegiatan sidak ini merupakan bagian dari instruksi Perum Bulog secara nasional yang dilaksanakan serentak di berbagai daerah di Indonesia,” tuturnya.

Secara nasional, jajaran Perum Bulog melakukan pengawasan langsung terhadap ketersediaan dan stabilitas harga beras maupun minyak goreng rakyat di pasar-pasar. Langkah ini bertujuan menjaga pasokan tetap lancar serta memastikan harga penjualan tidak melebihi HET yang telah ditetapkan pemerintah.

Melalui kolaborasi antara Bulog, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya, diharapkan masyarakat dapat menjalani Ramadan dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap lonjakan harga bahan pangan pokok, sekaligus menjaga inflasi daerah tetap terkendali.

Baca Juga

Gerakan Pangan Murah (GPM)

Disisi lain, Bulog bersama Bank Indonesia Wilayah Sumatera Barat dan Pemerintah Kota Padang juga melakukan distribusi beras langsung melalui kantor kelurahan guna menghindari tambahan biaya transportasi bagi masyarakat yang tidak bisa bepergian ke pusat perbelanjaan. Langkah ini ditempuh untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Ramadan.

“Kita akan menjual beras Rp12.000 per kilogram atau Rp60.000 per kemasan lima kilogram. Harga ini lebih rendah dari Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp13.100 per kilogram,” ujarnya.

Selain beras, Bulog juga menyalurkan minyak goreng rakyat merek MinyakKita dengan alokasi sekitar 15–20 dus per kelurahan. Produk tersebut dijual dengan harga Rp15.000 hingga Rp15.500 per liter guna menekan fluktuasi harga di pasaran.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news