KLIKPOSITIF- Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengancam menarik anggaran pusat yang tidak kunjung selesai dalam penanganan lahan pertanian terdampak bencana di Sumatera Barat.
Hal itu disampaikan Amran saat meninjau lokasi terdampak di Kecamatan Lubuk Alung, Padang Pariaman, Selasa (14/4/2026).
Ia, mengingatkan kemungkinan penarikan anggaran pusat senilai sekitar Rp450 miliar jika percepatan tidak segera dilakukan.
“Anggaran sudah kami kirim sejak awal tahun. Tidak ada alasan untuk lambat,” ungkapnya.
Ia menjelaslan, pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran ratusan miliar rupiah untuk rehabilitasi sekitar 7.000 hektare sawah terdampak di Sumatera Barat. Namun, realisasi di lapangan dinilai belum berjalan optimal.
Amran menilai hambatan utama berada pada panjangnya proses birokrasi serta koordinasi antar pemerintah daerah yang belum efektif. “Pusat begitu ada permintaan langsung kami cairkan. Tapi di bawah ini mungkin masih berproses terlalu lama,” terangnya.
Ia meminta pemerintah provinsi dan kabupaten/kota segera mempercepat pekerjaan di lapangan dan menuntaskan rehabilitasi dalam waktu maksimal satu bulan. “Target satu bulan harus selesai. Tadi sudah berjanji,” jelasnya.
Amran menegaskan, pemerintah pusat dapat mengalihkan anggaran ke daerah lain jika pelaksanaan di Sumatera Barat tidak menunjukkan progres signifikan.
“Kalau tidak serius, bantuan berikutnya bisa kita tarik dan dialihkan ke daerah yang lebih siap,” katanya.
Dalam kunjungan tersebut, Amran juga menyoroti kondisi di lapangan, di mana sebagian petani baru mulai menggarap sawah saat peninjauan berlangsung.
“Jangan sampai alat berat turun hanya saat kita datang. Ini tidak boleh terjadi lagi,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa percepatan rehabilitasi lahan pertanian merupakan bagian dari instruksi Presiden Prabowo Subianto, dengan target seluruh sawah terdampak dapat kembali produktif dalam waktu singkat.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy menyebut kendala di lapangan lebih banyak terkait aspek teknis dan administrasi, meski anggaran telah tersedia.
Berdasarkan data, total lahan terdampak bencana di Sumatera Barat mencapai sekitar 6.443 hektare, dengan lebih dari 1.200 hektare berada di Kabupaten Padang Pariaman dalam berbagai tingkat kerusakan.
Pemerintah pusat, kata Amran, telah menyiapkan dukungan penuh, termasuk bantuan alat dan mesin pertanian serta perbaikan jaringan irigasi melalui kolaborasi lintas sektor.
Namun, ia menekankan bahwa percepatan di tingkat daerah menjadi kunci agar petani dapat segera kembali berproduksi.

23 hours ago
8



















































