Ketua Kwarda Sulbar Suraidah Suhardi saat mengikuti rangkaian kegiatan LPK di Polman. (Dok: Ist)KabarMakassar.com — Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sulawesi Barat (Kwarda Sulbar) terus mendorong penguatan generasi muda melalui penyelenggaraan Latihan Pengembangan Kepemimpinan (LPK). Kali ini kegiatan digelar di Pusdiklatcab HM Masdar Pasmar Polewali Mandar dan telah berlangsung sejak Senin (17/5).
PK kali ini merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa yang sebelumnya telah dilaksanakan di Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene pada tahun lalu. Pelaksanaan berkelanjutan tersebut menjadi bagian dari komitmen Kwarda Gerakan Pramuka Sulawesi Barat dalam membangun kualitas kepemimpinan kader Pramuka di seluruh wilayah Sulawesi Barat.
Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sulawesi Barat, Suraidah Suhardi menegaskan, kegiatan LPK tersebut merupakan komitmen Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sulawesi Barat dibawah kepemimpinannya.
“Mohon doanya agar kami tetap istiqamah dalam mengemban amanah dalam hal ini pada Gerakan Pramuka. Semoga semua dilancarkan karena kegiatan ini sudah menyentuh dua kabupaten sebelumnya, Mamuju, Majene dan kini di Polman. Semoga dimasa mendatang menjangkau semua kabupaten agar tak ada kader yang tertinggal,” ujarnya.
Memasuki hari kedua pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai sesi penguatan kepemimpinan, dinamika organisasi, komunikasi kelompok, serta praktik pengambilan keputusan yang diarahkan untuk meningkatkan kemampuan kolaborasi dan penyelesaian masalah dalam organisasi kepramukaan.
Pada materi pembuka tanggal 17 Mei 2026 tentang Leadership Mentality, Suraidah Suhardi menyampaikan bahwa leadership mentality merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi muda yang tangguh, adaptif, dan bertanggung jawab.
“Pada konteks Gerakan Pramuka, mentalitas kepemimpinan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengelola organisasi, tetapi juga berkaitan dengan pembentukan karakter, integritas, kemampuan sosial, dan semangat pengabdian,” katanya
Sementara itu ditempat yang sama, Pimpinan Kursus, Husniati, mengatakan bahwa kegiatan LPK dirancang untuk memperkuat kapasitas kader muda Pramuka agar mampu menjadi pemimpin yang adaptif, komunikatif, dan memiliki kepekaan sosial.
“LPK ini bukan hanya ruang belajar teori kepemimpinan, tetapi juga ruang pembentukan karakter dan pengalaman kepemimpinan nyata. Kami berharap peserta mampu membawa semangat kolaborasi, integritas, dan pengabdian setelah kembali ke kwartir maupun lingkungan masing-masing,” ungkapnya.
Kegiatan LPK Kwarda Gerakan Pramuka Sulawesi Barat ini diikuti oleh peserta dari berbagai sekolah tingkat SMA se Polewali Mandar sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat kualitas kaderisasi kepemimpinan di lingkungan Gerakan Pramuka.


















































