Pemprov Sulsel Atur Segmentasi Belanja Koperasi dan Minimarket

5 hours ago 6
Pemprov Sulsel Atur Segmentasi Belanja Koperasi dan MinimarketKoperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Aeng Batu-Batu, Takalar (dok. Ist)

KabarMakassar.com — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyiapkan strategi untuk menjaga daya saing Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di tengah keberadaan minimarket dan ritel modern. Salah satu langkah yang disiapkan yakni melalui pengaturan segmentasi pasar dan pemberian stimulus bagi kelompok masyarakat tertentu.

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mengatakan koperasi dan pasar modern nantinya tetap berjalan berdampingan. Pemerintah, kata dia, tidak ingin kehadiran koperasi justru mematikan usaha ritel yang sudah ada sebelumnya.

“Tentu nanti akan ada warga yang mana akan belanja di koperasi, warga mana yang akan belanja di market-market umum. Tentu market-market umum nanti kalau LPG-nya sudah masuk di koperasi, pasti dia akan memilih,” ujar Andi Sudirman, belum lama ini.

Menurut Andi Sudirman, pemerintah telah menyiapkan segmentasi masyarakat berdasarkan kategori ekonomi tertentu. Kelompok masyarakat prioritas nantinya diarahkan memanfaatkan layanan koperasi melalui berbagai bentuk stimulus pemerintah.

“Tentu orang-orangnya juga sudah ada kelas-kelasnya kan? Kita kan ada desil-desil 1 sampai desil 10. Nah ini desil 6 ke atas atau desil berapa ke mana belanjanya, desil 5 ke bawah yang merupakan target prioritas kita,” katanya.

Ia menjelaskan, bantuan pemerintah melalui APBN maupun APBD nantinya akan difokuskan untuk mendukung masyarakat kecil melalui koperasi. Kebijakan tersebut disebut sebagai upaya menciptakan keseimbangan antara perlindungan usaha rakyat dan keberlangsungan pasar modern.

“Di koperasi targetnya tentu akan diberikan stimulan kepada mereka. Jadi ada keadilan lah, kita tidak menghalangi pasar yang sudah ada berjalan, tapi tetap bagaimana prorakyat bagi pemerintah untuk melakukan segera,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulawesi Selatan, Andi Eka Prasetia, menyebut program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan kebijakan yang diyakini dapat memberikan dampak luas bagi masyarakat.

“Tentunya kami percaya dan yakin 100% bahwa program Bapak Presiden, program pemerintah negara ini adalah program yang sangat dinantikan, dan akan memberikan manfaat yang sangat luar biasa bagi masyarakat, baik itu masyarakat lapisan bawah maupun masyarakat pada umumnya,” ujarnya.

Menurut Andi Eka, koperasi di setiap wilayah nantinya akan diarahkan mengembangkan usaha sesuai potensi daerah masing-masing. Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah juga mulai menyiapkan perekrutan manajer profesional bagi koperasi.

Ia mencontohkan Koperasi Kelurahan Mangasa yang berada di kawasan perkotaan memiliki tantangan berbeda dibanding koperasi di wilayah lain. Karena itu, strategi bisnis dan pengembangan usaha disebut akan disesuaikan dengan karakteristik masing-masing daerah.

“Seperti manajer yang sementara direkrut ini, akan memberikan pemikiran-pemikiran tentang bisnis-bisnis sektor usaha yang akan dikembangkan, strategi-strategi pasar maupun marketing, pasti akan dipikirkan,” katanya.

Selain itu, pengurus koperasi juga diharapkan mampu mengembangkan pembiayaan dan unit usaha produktif. Pemerintah menilai langkah tersebut penting agar koperasi mampu bertahan dan bersaing di tengah perkembangan pasar modern.

“Semua pengurus koperasi KDKMP ini akan memanfaatkan ini untuk bagaimana melakukan pembiayaan, kemudian unit-unit usaha apa saja yang akan dikembangkan sesuai dengan potensi di masing-masing wilayahnya,” pungkasnya.

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news