Leang-Leang Maros, Jejak Manusia Purba di Balik Megahnya Karst

13 hours ago 6
Leang-Leang Maros, Jejak Manusia Purba di Balik Megahnya Karst Taman Prasejarah Leang-Leang (Dok: Nofi KabarMakassar)

KabarMakassar.com — Terdapat jejak kehidupan manusia purba yang diperkirakan telah ada sejak ribuan tahun lalu di Taman Prasejarah Leang-Leang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Leang-Leang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan yang menawarkan perpaduan wisata sejarah, budaya serta edukasi.

Pengunjung bisa menyaksikan berbagai peninggalan prasejarah misalnya lukisan telapak tangan di dinding gua juga fosil dan artefak yang menjadi bukti kehidupan manusia purba.

Temuan paling mencolok di Leang-Leang ialah lukisan tangan yang diperkirakan berusia lebih dari 40.000 tahun.

Lukisan tersebut dibuat menggunakan teknik sederhana, manusia purba meniupkan campuran pewarna alami ke tangan mereka yang ditempelkan ke dinding gua menciptakan siluet yang masih terlihat hingga kini.

Oleh sebab itu, Leang-Leang menjadi pilihan wisata yang cocok dikunjungi bersama keluarga, sekaligus memperkenalkan sejarah kepada anak-anak.

Lokasi Taman Prasejarah Leang-Leang berada di Kelurahan Leang-Leang, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros. Dimana, lokasinya berada sekitar 9 kilometer atau 15 menit dari Taman Nasional Bantimurung.

Apabila bertandang dari Kota Makassar, jarak yang ditempuh sekitar 40 kilometer atau berkisar berkendara selama satu jam 13 menit.

Pengunjung Leang-Leang asal Makassar, Mirna, menyampaikan, perpaduan antara wisata alam dan edukasi merupakan hal menarik yang ditawarkan oleh Taman Prasejarah Leang-Leang.

“Berkunjung bersama teman-teman dari Makassar ke Maros tidak rugi. Selain pemandangannya indah, kita juga bisa dapat edukasi tentang Leang-Leang ini,” ujarnya, Rabu (5/8).

“Terlebih ada pemandu yang dapat membantu untuk menjelaskan berbagai hal termasuk sejarah di Taman Prasejarah Leang-Leang,” tambahnya.

Mirna menyebut Taman Prasejarah Leang-Leang tidak hanya dinikmati oleh anak muda namun juga keluarga.

“Memang tempat wisata ini cocok untuk segala rentang usia. Anak-anak sampai orang dewasa bisa belajar tentang Taman Prasejarah Leang-Leangs bisa berfoto juga dan menghabiskan waktu bersama disini,” tuturnya.

Sebagai informasi, harga tiket per orang dibanderol sebesar Rp15.000. Taman Prasejarah Leang-Leang sendiri dikelola oleh Museum dan Cagar Budaya dan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIX.

Taman Prasejarah Leang-Leang turut didukung oleh Pemerintah Kabupaten Maros dan UNESCO Global Geopark Maros-Pangkep.

Beberapa waktu lalu, pada 27 hingga 31 Juli dilaksanakan revalidasi UNESCO Global Geopark Maros-Pangkep.

Leang-Leang menjadi salah satu kawasan yang ditinjau oleh tim asesor UNESCO yakni Soojae Lee asal Korea dan Xiaoping Qiu asal Cina.

Loading

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news