Kemenhub Perkuat Kesiapan SAR Hadapi Darurat di Laut

5 hours ago 3

Newswire

Newswire Sabtu, 22 Agustus 2026 23:47 WIB

Kemenhub Perkuat Kesiapan SAR Hadapi Darurat di Laut

Foto udara sejumlah kendaraan terjebak macet di depan pintu masuk Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Minggu (7/4/2024). - Antara

Harianjogja.com, JAKARTA — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkuat kesiapan personel search and rescue (SAR) untuk menghadapi kecelakaan dan kebakaran kapal. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan keselamatan pelayaran sekaligus mempercepat respons ketika terjadi kondisi darurat di laut.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Triono mengatakan berbagai kecelakaan dan kebakaran kapal menjadi pengingat bagi seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi keadaan darurat.

“Kebakaran di tengah laut menciptakan situasi yang sangat ekstrem, mulai dari eskalasi api yang cepat, kepulan asap beracun di ruang terbatas, kepanikan massal, hingga kondisi abandon ship," kata Triono di Jakarta, Sabtu (22/8/2026).

Karena itu, Direktorat KPLP Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub menggelar pembekalan bagi personel SAR di perairan dan pelabuhan tahun anggaran 2026.

Menurut Triono, pembekalan diperlukan agar setiap personel memiliki kemampuan, kesiapan, serta pemahaman terhadap prosedur yang tepat ketika menghadapi kondisi darurat.

Indonesia sebagai negara kepulauan sangat bergantung pada transportasi laut untuk mendukung perekonomian dan konektivitas antarpulau. Namun, tingginya aktivitas pelayaran juga beriringan dengan risiko keselamatan yang membutuhkan personel SAR yang responsif dan mampu bekerja secara terkoordinasi.

"Di sisi lain, tingginya aktivitas pelayaran juga menghadirkan potensi risiko keselamatan maritim yang membutuhkan kesiapan personel SAR yang responsif dan terkoordinasi," ujarnya.

Tiga Tantangan Operasi SAR di Laut

Triono menyebut terdapat tiga tantangan utama dalam operasi penyelamatan di laut yang perlu mendapat perhatian.

Pertama, kecepatan respons. Keselamatan penumpang sangat bergantung pada kemampuan petugas merespons kejadian dan melakukan evakuasi dalam waktu sesingkat mungkin.

Kedua, koordinasi dan komunikasi antarpihak. Operasi SAR membutuhkan sinergi antara KPLP, Basarnas, TNI AL, Polairud, hingga kapal niaga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Ketiga, penerapan standar operasional prosedur (SOP) keselamatan dan evakuasi medis darurat. Penanganan korban membutuhkan personel yang memiliki kualifikasi teknis serta kesiapan fisik dan mental.

“Peningkatan kapasitas SDM SAR tidak dapat hanya mengandalkan rutinitas harian. Kita membutuhkan upskilling atau pembaruan keterampilan serta penyamaan persepsi terhadap tindakan yang harus dilakukan secara berkala,” tutur Triono.

Pembekalan juga diarahkan agar personel menguasai teknik dasar pertolongan di air, penggunaan peralatan keselamatan, serta manajemen evakuasi dasar sesuai prosedur.

Selain meningkatkan kemampuan teknis, kegiatan tersebut bertujuan memperkuat komunikasi antara tim SAR gabungan dengan berbagai sarana pendukung di lapangan. Penerapan SOP penyelamatan juga menjadi perhatian untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja bagi petugas sekaligus meningkatkan peluang penyelamatan korban.

"Baik dalam upaya meminimalkan risiko kecelakaan kerja bagi petugas maupun dalam mengoptimalkan penyelamatan jiwa," jelasnya.

Melalui pembekalan tersebut, Direktorat KPLP berharap kapasitas dan profesionalisme personel SAR semakin meningkat sehingga mampu mendukung operasi keselamatan dan penyelamatan di laut secara optimal.

Kegiatan pembekalan personel SAR tersebut berlangsung selama tiga hari, yakni 19-21 Agustus 2026. Kegiatan menghadirkan narasumber dari Basarnas, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Tanjung Priok, Direktorat KPLP, serta Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news