
Foto ilustrasi getaran gempa tercatat pada seismograf. - istock
Harianjogja.com, JAKARTA—Gempa bumi magnitudo 5,7 kembali mengguncang wilayah Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (20/8/2026) pagi. Gempa yang terjadi pukul 09.47 WIB itu menjadi bagian dari rangkaian gempa susulan setelah Flores diguncang gempa magnitudo 7,7 pada Sabtu (15/8/2026).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat pusat gempa berada di 8,28 derajat Lintang Selatan dan 120,60 derajat Bujur Timur. Episenter tersebut berjarak sekitar 39 kilometer timur laut Ruteng, Manggarai, dengan kedalaman gempa 10 kilometer.
BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Meski demikian, masyarakat diminta tetap mewaspadai kemungkinan terjadinya gempa susulan.
“Hati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi,” tulis laman resmi BMKG.
Gempa Susulan Flores Capai 3.394 Kejadian
Rangkaian gempa susulan di wilayah Flores masih terus terjadi. Hingga Kamis (20/8/2026) pukul 05.00 WIB, BMKG mencatat sebanyak 3.394 gempa bumi susulan.
Dari jumlah tersebut, 26 gempa susulan memiliki magnitudo di atas 5. Gempa susulan terbesar tercatat bermagnitudo 6,2, sedangkan yang terkecil memiliki magnitudo 1,1.
BMKG juga mencatat sebanyak 99 gempa susulan telah dirasakan oleh masyarakat. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan laporan sebelumnya.
Hingga Rabu (19/8/2026) pukul 17.00 WIB, BMKG mencatat 3.055 gempa susulan dengan 88 kejadian dirasakan masyarakat. Artinya, jumlah gempa susulan bertambah 339 kejadian, sementara gempa yang dirasakan masyarakat bertambah 11 kejadian.
Manggarai Diguncang Gempa Sebelum M5,7
Sebelum gempa magnitudo 5,7 pada Kamis pukul 09.47 WIB, BMKG juga mencatat dua gempa dengan kekuatan cukup signifikan di wilayah Manggarai.
Gempa pertama terjadi pada Rabu (19/8/2026) pukul 23.17.40 WIB dengan magnitudo 5,7. Pusat gempa berada sekitar 43 kilometer timur laut Ruteng, Manggarai, dengan kedalaman 10 kilometer.
Selanjutnya, gempa magnitudo 5,6 terjadi pada Kamis (20/8/2026) pukul 05.45.19 WIB. Episenter gempa berada sekitar 37 kilometer timur laut Ruteng, Manggarai, dengan kedalaman 10 kilometer.
Rangkaian gempa tersebut terjadi setelah gempa magnitudo 7,7 mengguncang Flores pada Sabtu (15/8/2026), yang kemudian diikuti ribuan aktivitas gempa susulan di wilayah tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

7 hours ago
7

















































