Profil Pemilik Sefas Group, Akuisisi 100 Perse n SPBU Shell Indonesia

6 hours ago 5

Profil Pemilik Sefas Group, Akuisisi 100 Perse n SPBU Shell Indonesia

Sejumlah kendaraan mulai mengantre di SPBU Shell Jalan Prof. Dr. Satrio, Jakarta Selatan usai BBM kembali dijual. - Bisnis.com/Mochammad Ryan Hidayatullah.

Harianjogja.com, JAKARTA—Sefas Group sepakat mengakuisisi 100% bisnis stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Shell di Indonesia. Transaksi tersebut ditargetkan rampung tahun ini setelah memperoleh persetujuan regulator dan memenuhi sejumlah persyaratan.

Sefas Group merupakan kelompok usaha yang telah menjalin hubungan bisnis dengan Shell selama bertahun-tahun. Salah satu bisnis utamanya adalah distribusi pelumas Shell dan perusahaan tersebut disebut sebagai salah satu distributor pelumas Shell terbesar di Indonesia.

Sefas Group didirikan oleh Ricky Roesli dan Herman Soegeng pada Oktober 1997. Saat ini, Ricky menjabat sebagai direktur utama, sedangkan Herman menduduki posisi komisaris.

Ricky memiliki latar belakang pendidikan bisnis dari Amerika Serikat. Ia meraih gelar Bachelor of Science in Business Administration dari California University, Fresno pada 1993 dan Master of Business Administration dari City University, Seattle pada 1995.

Menurut profil perusahaan, pengalaman serta jaringan bisnis Ricky menjadi salah satu modal dalam mengembangkan Sefas hingga memiliki usaha di berbagai sektor.

Sementara itu, Herman Soegeng memperoleh gelar Bachelor of Science in Business Administration dari Oklahoma State University pada 1992. Berdasarkan profil profesionalnya, Herman juga tercatat sebagai Direktur UCB Indonesia.

Selama hampir tiga dekade, Sefas mengembangkan sejumlah entitas usaha di berbagai wilayah Indonesia. Jejak ekspansinya antara lain dimulai dari Kalimantan Timur pada 1997, kemudian Kalimantan Selatan pada 2002 dan Cilegon pada 2005.

Ekspansi berlanjut ke wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi pada 2009. Sefas kemudian mengembangkan sejumlah entitas lain, termasuk Blue Coolant Indonesia pada 2010, Cahaya Samoedera Bersaudara pada 2013, Energi Hijau Samoedera Bersaudara pada 2019, Sinergi Semesta Pratama pada 2022, serta Pancaputra Mitratama Mandiri pada 2024.

Saat ini, Sefas memiliki lebih dari 20 kantor dan gudang yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Jaringan tersebut digunakan untuk mendukung kegiatan distribusi dan memberikan layanan kepada pelanggan maupun mitra usaha.

Jejak Sefas dengan Shell

Hubungan bisnis Sefas dengan Shell juga telah berlangsung cukup lama. Salah satu jajaran direksi Sefas, Hartono, mendirikan PT Cahaya Samoedera Bersaudara pada Desember 2009.

Setahun kemudian, perusahaan tersebut ditunjuk Shell Indonesia sebagai distributor resmi Shell untuk sektor perkapalan atau Shell Marine.

Kini, hubungan tersebut berlanjut ke bisnis ritel energi setelah Sefas menyepakati akuisisi 100% bisnis SPBU Shell di Indonesia.

CEO Sefas Group Ricky Roesli mengatakan akuisisi tersebut menjadi langkah lanjutan dari kerja sama yang telah terjalin antara kedua perusahaan.

“Sebagai distributor pelumas Shell terbesar di Indonesia, Sefas bangga dapat mengambil langkah bisnis berikutnya, dan mendukung pertumbuhan masa depan sektor ritel energi Indonesia,” ujar Ricky dalam keterangan resmi, Rabu (19/8/2026).

Sefas menyatakan kepemilikan lokal akan menjadi landasan untuk mengembangkan bisnis ritel energi di Indonesia. Perusahaan juga menargetkan proses transisi berlangsung lancar dengan tetap mempertahankan kegiatan operasional yang aman dan andal.

Meski bisnis SPBU beralih kepemilikan, konsumen masih akan menemukan merek Shell melalui skema lisensi merek.

Presiden Direktur Shell Indonesia Andri Pratiwa mengatakan Sefas merupakan mitra lama perusahaan yang memahami karakter pasar Indonesia, kebutuhan pelanggan, serta jaringan bisnis yang telah dibangun selama ini.

“Sefas merupakan mitra yang telah lama bekerja sama dengan Shell di Indonesia dan memiliki pemahaman mendalam mengenai pasar lokal, kebutuhan pelanggan, serta jaringan yang telah terbangun kuat untuk mendukung fase pertumbuhan bisnis berikutnya,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news