Ditlantas Polda Sumbar Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Titik Rawan Macet Saat Mudik

14 hours ago 6

Hayati Sumbar

KLIKPOSITIF- Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat (Sumbar) memetakan sejumlah titik yang berpotensi menimbulkan kemacetan selama arus mudik Lebaran 1447 Hijriah.

Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq mengatakan, pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, termasuk rekayasa lalu lintas di sejumlah jalur utama yang diprediksi padat.

“Untuk mengurangi potensi kemacetan, kami telah merencanakan rekayasa lalu lintas serta menyiapkan strategi pengaturan arus kendaraan di sejumlah titik rawan,” ungkap Dirlantas pada Katasumbar.

Ia menjelaskan, sejumlah titik yang dipetakan berpotensi terjadi kemacetan antara lain di wilayah Kabupaten Padang Pariaman seperti perlintasan sebidang Pasar Usang, Pasar Lubuk Alung, Pasar Sicincin-Simpang Manunggal, serta kawasan Ibumi Cafe dan Resto.

Di Kota Padang Panjang, potensi kepadatan diperkirakan terjadi di Simpang Mifan, kawasan Sate Mak Syukur, dan Simpang MTsN Gantiang. Sementara di Kabupaten Tanah Datar berada di kawasan Rumah Makan Sate Mak Syukur, Lembah Anai, Rumah Makan Aie Badarun, dan Pasar Koto Baru.

Kemacetan juga berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Agam seperti Simpang IV Padang Lua, Simpang Jambu Aia, Simpang IV Biaro, Simpang Tanjung Alam, Simpang III Canduang, Simpang III Baso, serta Pasar Baso.

Selain itu, di Kabupaten Limapuluh Kota terdapat di Simpang Piladang dan Simpang Lembah Harau. Di Kota Bukittinggi berada di Simpang Bypass Bukittinggi kawasan Mandiangin.

Kemudian di Kabupaten Solok berada di kawasan Danau Kembar dan Simpang Lubuk Selasih, serta di Kota Solok pada Simpang Salayo.

Menurutnya, untuk mengurai kemacetan, Ditlantas Polda Sumbar menyiapkan sejumlah strategi, di antaranya menyiapkan pos terpadu dan menempatkan petugas pada jalur one way seperti Padang Panjang, Padang Tarok, dan Lembah Anai.

Selain itu, Pos juga didirikan di luar jalur one way seperti Simpang Padang Luar, Sicincin, serta Simpang Ombilin Singkarak.

“Selain itu, kepolisian akan menerapkan pengaturan lalu lintas secara situasional atau dynamic traffic management yang dilakukan secara real time melalui koordinasi petugas di lapangan dan pos terpadu. Pengaturan juga dapat dilakukan melalui diskresi kepolisian dengan dukungan Dinas Perhubungan Provinsi Sumbar,” terangnya.

Lanjutnya, petugas juga akan memperkuat manajemen simpang dan titik rawan dengan mengatur keluar-masuk kendaraan menuju kawasan wisata secara bertahap guna mencegah penumpukan kendaraan di ruas jalan utama serta mengoptimalkan kantong parkir sementara dan pengaturan arus lokal menuju destinasi wisata.

Di sisi lain, sistem informasi lalu lintas juga akan dioptimalkan dengan penyampaian informasi rekayasa lalu lintas secara masif dan berkala melalui media sosial, radio, serta papan informasi, termasuk informasi jadwal one way, kondisi kepadatan lalu lintas, jalur alternatif, dan estimasi waktu tempuh.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news