Jumali Rabu, 12 Agustus 2026 10:27 WIB

Ducati Panigale V4 SP2/ Ducati
Harianjogja.com, JOGJA— Sebuah sinyal kuat datang dari kawasan Motor Valley, Italia. Di tengah gosip panas bahwa Volkswagen (VW) berencana melepas Ducati karena tekanan bisnis global, pemerintah Italia justru menancapkan gigi lebih dalam dengan mengucurkan dana segar hingga 121 juta euro (Rp2,1 triliun) untuk sang pabrikan motor asal Borgo Panigale. Langkah ini seolah menjadi bantahan diam-diam atas isu penjualan, sekaligus menunjukkan bahwa Italia tidak akan membiarkan mahkota industrinya lepas begitu saja.
Dilansir dari Rideapart, Investasi ini bukan sekadar suntikan modal, melainkan sebuah pakta strategis bernama "Ducati Raise the Bar". Program ini disahkan langsung oleh Menteri Perusahaan dan Made in Italy (MIMIT), Adolfo Urso, melalui lembaga Invitalia. Tujuannya jelas: memperkuat daya saing Ducati untuk jangka panjang melalui riset, pengembangan, dan produksi yang tetap berada di tanah kelahirannya, Italia.
Mengapa Pemerintah Italia Tancap Gas?
Meskipun saat ini Ducati berada di bawah naungan Audi (grup VW), Italia melihat Ducati sebagai aset nasional yang tak ternilai, terutama bagi kawasan Emilia-Romagna yang merupakan jantung Motor Valley Italia—rumah bagi legenda seperti Ferrari, Lamborghini, dan Maserati.
Dari total investasi 121 juta euro, sekitar 30-33 juta euro (setara Rp510-Rp561 miliar) berasal langsung dari kantong negara dalam bentuk hibah (non-repayable grant), sementara sisanya merupakan investasi internal Ducati. Namun perlu dicatat, angka 121 juta euro adalah nilai total program; pemerintah Italia tidak menyetor seluruhnya ke kas perusahaan, melainkan mengkombinasikan dana publik dan swasta untuk proyek riset spesifik.
Fokus utama program ini adalah penelitian dan pengembangan (R&D). Lebih dari 99 juta euro dialokasikan khusus untuk penelitian industri dan pengembangan eksperimental. Ini berarti Ducati akan berfokus pada penciptaan sepeda motor baru dengan teknologi berkelanjutan, serta penguatan proses produksi yang lebih efisien. Pabrikan berlambang Corse ini berkomitmen untuk mempertahankan seluruh kegiatan produksinya di Italia, menjaga "Made in Italy" sebagai nilai jual utama.
Dilema di Balik Sponsor Negara
Investasi besar ini terjadi di momen yang sangat krusial. Selama beberapa waktu terakhir, grup Volkswagen dilaporkan sedang melakukan efisiensi besar-besaran dan muncul desakan dari beberapa pihak di Jerman untuk melepas aset "mewah" seperti Ducati guna menyelamatkan arus kas.
Menariknya, Ducati, Audi, dan VW bungkam terkait isu penjualan tersebut. Mereka tidak memberikan konfirmasi apapun. Namun, sikap tegas datang dari CEO Ducati, Claudio Domenicali. Sebelumnya, Domenicali secara terbuka menyatakan bahwa Ducati memiliki kemampuan untuk berdiri sendiri tanpa dukungan Volkswagen.
Pernyataan Domenicali ini sejalan dengan investasi besar yang baru saja masuk. "Langkah ini mengakui nilai strategis proyek tersebut bagi kawasan Emilia-Romagna, jantung Motor Valley Italia," demikian pernyataan resmi Ducati. Dengan dukungan dana dan kebijakan dari Roma, Ducati menunjukkan bahwa mereka tidak hanya siap bersaing di level global, tetapi juga siap jika suatu saat harus "berpisah" dari VW.
Dengan suntikan dana ini, Ducati bertekad memperluas jajaran produknya dengan inovasi teknologi tinggi, sekaligus memastikan bahwa warisan dan keahlian manufaktur Italia tetap terjaga di tengah gempuran elektrifikasi dan persaingan global yang kian sengit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

2 hours ago
2

















































