Desa Tamangapa Perkuat Upaya Pencegahan Stunting Melalui Pengelolaan Lingkungan dan Diversifikasi Produk Ikan

4 hours ago 2
Desa Tamangapa Perkuat Upaya Pencegahan Stunting Melalui Pengelolaan Lingkungan dan Diversifikasi Produk Ikan (Foto : IST)

KabarMakassar.com — Komitmen dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting terus diwujudkan oleh Universitas Muslim Indonesia (UMI) melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat yang berjudul “Pengembangan Desa Mandiri Sehat Bebas Stunting Berbasis Integrasi Inovasi Pengelolaan Lingkungan dan Diversifikasi Ikan di Desa Tamangapa Kabupaten Pangkep.”

Program ini merupakan bagian dari kegiatan Pemberdayaan Desa Binaan yang mendapatkan dukungan pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk periode 2024–2026.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Ayu Puspitasari, SKM., M.Kes bersama tim yang terdiri atas Ir. Wudi Darul Putra, ST., MT., Nurul Hikmah B., SKM., MPH., dan Didit Fachri Rifai, SE., MM. dari STIEM Bongaya. Program ini menekankan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, kader kesehatan, serta Karang Taruna guna mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, produktif, dan terbebas dari stunting.

Sebagai bagian dari penguatan layanan kesehatan masyarakat, tim pengabdian memberikan berbagai fasilitas pendukung kepada kader kesehatan desa.

Fasilitas tersebut meliputi alat ukur tinggi badan dan berat badan anak yang sesuai dengan standar Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, serta media edukasi yang digunakan untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan balita secara berkala.

Tidak hanya berfokus pada aspek kesehatan, program ini juga mengembangkan berbagai inovasi di bidang lingkungan. Kegiatan yang dilakukan antara lain pembangunan jamban percontohan, pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos, pemanfaatan ecobrick, penyediaan teknologi penyaring air bersih, hingga pengembangan sistem pengelolaan limbah yang lebih ramah lingkungan. Upaya tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang sehat dan mendukung pencegahan stunting secara berkelanjutan.

Pada sektor ketahanan pangan dan perbaikan gizi keluarga, masyarakat mendapatkan pelatihan serta pendampingan dalam mengolah bahan pangan lokal, khususnya ikan nila dan ikan bandeng.

Selain itu, berbagai peralatan produksi turut diberikan guna meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghasilkan produk pangan bergizi sekaligus membuka peluang usaha yang dapat meningkatkan pendapatan keluarga.

Peran aktif generasi muda melalui Karang Taruna Desa Tamangapa juga menjadi salah satu fokus utama program. Organisasi kepemudaan tersebut diberdayakan sebagai motor penggerak perubahan sosial yang mendorong penerapan perilaku hidup bersih dan sehat, menjaga lingkungan, serta mengembangkan berbagai kegiatan ekonomi produktif berbasis masyarakat.

Dalam rangka memperkuat ekonomi digital desa, pada tahun 2026 akan diluncurkan aplikasi “TamaGo (Tamangapa Go Digital)” yang dirancang sebagai platform pemasaran produk UMKM lokal. Melalui aplikasi ini, pelaku usaha desa diharapkan dapat menjangkau pasar yang lebih luas sehingga mampu meningkatkan daya saing produk sekaligus kesejahteraan masyarakat.

Berbagai aktivitas yang telah dilaksanakan dalam program ini mencakup pengukuran tinggi dan berat badan anak berdasarkan standar Kementerian Kesehatan RI, edukasi kesehatan lingkungan dan perilaku hidup bersih dan sehat, pelatihan pengolahan sampah organik menjadi kompos, pelatihan pembuatan abon ikan bandeng yang kaya gizi, serta pendampingan masyarakat dalam pemanfaatan pangan lokal dan pengelolaan lingkungan sehat.

Pelaksanaan program selama kurang lebih tiga tahun menunjukkan hasil yang menggembirakan. Salah satu capaian utama adalah menurunnya jumlah kasus stunting di Desa Tamangapa dari 59 anak menjadi 22 anak. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan yang mengintegrasikan aspek kesehatan, lingkungan, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup warga.

Melalui sinergi berbagai pihak dan pemanfaatan inovasi yang berkelanjutan, Desa Tamangapa diharapkan dapat menjadi model desa mandiri sehat yang berhasil menekan angka stunting sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news