BGN Buka 3 Jalur Pengaduan MBG, Masyarakat Bisa Lapor Lewat PO Box

4 hours ago 1

Newswire

Newswire Jum'at, 07 Agustus 2026 23:17 WIB

BGN Buka 3 Jalur Pengaduan MBG, Masyarakat Bisa Lapor Lewat PO Box

Foto ilustrasi dapur Makan Bergizi Gratis, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.


Harianjogja.com, JAKARTA—Badan Gizi Nasional (BGN) memperkuat sistem pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan membuka tiga jalur pengaduan melalui mekanisme PO box. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta memastikan setiap persoalan yang muncul dalam pelaksanaan program dapat ditangani lebih cepat dan tepat.

Kepala BGN, Sudaryono, mengatakan pengawasan yang efektif tidak cukup hanya mengandalkan mekanisme internal lembaga. Menurutnya, partisipasi aktif dari seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan program MBG juga menjadi faktor penting untuk menjaga kualitas pelaksanaan program nasional tersebut.

Karena itu, BGN menyediakan kanal khusus yang memungkinkan masyarakat, mitra, maupun petugas di lapangan menyampaikan laporan dan pengaduan secara langsung.

"Kami ingin mendapatkan lebih banyak masukan dan pengaduan dari berbagai pihak. Mungkin ada yang ingin menyampaikan laporan tetapi tidak ingin identitasnya diketahui, oleh karena itu, kami membuka jalur pengaduan melalui PO box agar setiap informasi dapat kami terima, verifikasi, dan tindaklanjuti," ujar Sudaryono yang akrab disapa Mas Dar dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (7/8/2026).

Dalam skema yang disiapkan, BGN membagi jalur pengaduan berdasarkan kelompok pemangku kepentingan agar proses penanganan laporan lebih efektif dan terarah.

PO Box 2045 disediakan khusus untuk pengaduan internal BGN. Kanal ini dapat digunakan oleh pegawai, kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pengawas, akuntan, maupun seluruh personel yang terlibat dalam operasional dapur MBG.

Sementara itu, PO Box 1708 diperuntukkan bagi mitra dan yayasan penyelenggara program. Melalui jalur ini, para mitra dapat melaporkan berbagai kendala operasional, termasuk persoalan koordinasi maupun perselisihan yang mungkin terjadi selama pelaksanaan program.

Adapun masyarakat umum dapat menyampaikan laporan melalui PO Box 45000. Kanal tersebut dibuka untuk menerima berbagai informasi dan temuan di lapangan terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

Mas Dar menegaskan seluruh laporan yang masuk melalui ketiga jalur tersebut akan berada di bawah pengawasan langsung Kepala BGN. Setiap pengaduan akan melalui proses verifikasi dan investigasi sebelum ditentukan langkah penyelesaian yang tepat.

Menurutnya, mekanisme tersebut juga memungkinkan BGN melakukan mediasi apabila ditemukan konflik antara pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program.

"PO box ini saya kelola langsung sebagai kepala BGN. Setiap laporan akan kami investigasi, jika ada pertentangan antara para pihak, kami akan memediasi agar persoalan dapat diselesaikan dengan baik sehingga pelaksanaan program MBG tetap berjalan optimal," katanya.

Pembukaan tiga jalur pengaduan ini menjadi bagian dari upaya BGN memperkuat tata kelola Program Makan Bergizi Gratis yang kini terus diperluas di berbagai daerah. Melalui sistem pengawasan yang lebih terbuka, pemerintah berharap berbagai kendala operasional maupun potensi pelanggaran dapat terdeteksi lebih awal.

Selain menjadi sarana pelaporan, informasi yang masuk melalui kanal pengaduan tersebut juga akan digunakan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan program di masa mendatang.

BGN menilai keterlibatan masyarakat, mitra, dan petugas lapangan dalam memberikan masukan menjadi elemen penting untuk memastikan program MBG berjalan sesuai tujuan, yakni menyediakan akses makanan bergizi bagi kelompok sasaran sekaligus menjaga standar pelayanan yang telah ditetapkan pemerintah.

Dengan adanya tiga PO box pengaduan yang terpisah berdasarkan kelompok pelapor, BGN berharap proses pengawasan Program Makan Bergizi Gratis dapat berlangsung lebih transparan, responsif, dan akuntabel sehingga manfaat program benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news