UMI Raih Pendanaan 9 Judul Penelitian Multitahun Lanjutan LLDIKTI IX TA 2026

10 hours ago 6
UMI Raih Pendanaan 9 Judul Penelitian Multitahun Lanjutan LLDIKTI IX TA 2026Dosen/peneliti Universitas Muslim Indonesia. (Dok: Ist)

KabarMakassar.com – Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali mencatat capaian positif dalam penguatan budaya riset. Berdasarkan pengumuman resmi pendanaan Program Penelitian Multitahun Lanjutan Tahun Anggaran 2026 di lingkungan LLDIKTI Wilayah IX, UMI berhasil meraih pendanaan untuk 9 judul penelitian.

Capaian tersebut menjadi bagian dari komitmen UMI dalam menguatkan pelaksanaan Catur Dharma UMI yakni pendidikan dan pengajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta komitmen ke-UMI-an dan pendidikan karakter dengan riset sebagai pilar penting untuk menghadirkan inovasi yang relevan dan berdampak.

Rektor UMI Prof. Hambali Thalib menyampaikan apresiasi kepada para dosen/peneliti yang berhasil memperoleh pendanaan.

“Capaian ini menunjukkan konsistensi UMI dalam membangun ekosistem riset yang produktif, sekaligus memperkuat kontribusi kampus dalam menghadirkan solusi bagi kebutuhan masyarakat dan pembangunan,” ungkapnya dalam keterangan, Sabtu (7/3)

Ketua LP2S UMI Prof. Baharuddin Semmaila menegaskan bahwa hasil tersebut merupakan buah dari penguatan ekosistem riset yang terus dibangun, mulai dari pendampingan penyusunan proposal, klinik proposal dan review internal, fasilitasi kolaborasi lintas bidang, hingga penguatan tata kelola luaran seperti publikasi bereputasi, HKI, prototipe, dan produk inovasi.

LP2S UMI, lanjutnya, akan terus mengawal pelaksanaan penelitian agar berjalan tepat sasaran, akuntabel, dan menghasilkan luaran yang terukur. UMI juga berkomitmen memberi dukungan diseminasi hasil penelitian serta peningkatan kapasitas peneliti melalui pelatihan dan program pengembangan kompetensi.

Adapun 9 judul penelitian UMI penerima pendanaan Multitahun Lanjutan TA 2026 adalah sebagai berikut:

1. Aminah – Mekanisme Adaptasi Kedelai terhadap Kekeringan melalui Regulasi Stomata, Asimilasi Karbon dan Efisiensi Penggunaan Air dalam Sistem Pertanian Berkelanjutan (PFR)

2. Andi Hudriati – Pengembangan Model Pembelajaran Academic Writing berbasis Literasi Digital di Universitas Muslim Indonesia (PFR)

3. Andi Maulana K. Petta Lolo – Optimalisasi Ekstrak Herba Krokot Berbasis Green Solvent serta Mekanisme Molekuler dan Seluler sebagai Kandidat Obat Herbal Terstandar Antirheumatoid-Artritis (PFR)

4. Ansarullah – Riset Terapan Prototype Panel Bulu Ayam sebagai Material Ramah Lingkungan untuk Interior Berkelanjutan: Optimalisasi Formulasi dan Proses Manufaktur (PT-LP)

5. Edy – Perbaikan Populasi untuk Pembentukan Varietas Jagung Pulut Unggul dalam Mendukung Kemandirian Pangan (PT-LP)

6. Fairus Prihatin Idris – Revolutionizing Pendampingan Air Susu Ibu Eksklusif melalui Implementasi Sistem Digitalisasi Berbasis Kearifan Lokal berdasarkan Theory of Planned Behavior (PFR)

7. Muammar Fawwaz – Molecular Diagnostic Kanker Paru Menggunakan Double Radiotracer yang Menargetkan Epidermal Growth Factor Receptor (EGFR) (PFR)

8.Nurmaya Effendi – Pengembangan Novel Probes Berbasis Peptida sebagai Agen Teranostik Kanker Payudara Subtipe TNBC dengan Overekspresi (PFR)

9. Sitti Fatimah – Pendekatan Intervensi Holistik-Integratif Berbasis Kearifan Lokal dalam Pengendalian Dual-Triple Burden Malnutrisi pada Remaja Putri melalui Platform Sekolah (PFR)

Kesembilan judul yang didanai merepresentasikan fokus strategis UMI,mulai dari penguatan ketahanan pangan, pengembangan pembelajaran berbasis literasi digital, inovasi material ramah lingkungan, hingga riset kesehatan dan intervensi social yang diharapkan dapat melahirkan solusi nyata bagi tantangan daerah maupun nasional.

Selain penguatan luaran akademik, UMI melalui LP2S juga mendorong percepatan hilirisasi hasil penelitian melalui diseminasi, penguatan jejaring kolaborasi, dan penyiapan luaran turunan seperti HKI, prototipe, serta model intervensi yang siap diadopsi.

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news