SRC Sabet Penghargaan Jejaring Ritel Pendukung Ekonomi Lokal di JBBA

7 hours ago 3

JOGJA - Gelaran Jogja Brand and Business Awards (JBBA) 2026 yang berlangsung di Royal Ambarrukmo Yogyakarta pada Rabu (15/7) menjadi saksi apresiasi terhadap model bisnis yang mengutamakan kemitraan rakyat.

Dalam ajang tersebut, Sampoerna Retail Community (SRC) dianugerahi penghargaan dalam kategori Jejaring Ritel Pendukung Ekonomi Lokal. Ajang tahunan garapan Harian Jogja ini mengusung tema Smartly Cultured, Sustainably Driven.

Melalui tema tersebut, JBBA berupaya membumikan falsafah luhur Hamemayu Hayuning Bawana sebagai jangkar moral dalam menjalankan dunia usaha, di mana setiap pertumbuhan bisnis harus selaras dengan kelestarian sosial-budaya dan kesejahteraan masyarakat.

Pemimpin Redaksi Harian Jogja, Anton Wahyu Prihartono, menjelaskan pemberian penghargaan kepada SRC didasarkan pada rekam jejak mereka yang secara nyata mengimplementasikan konsep Tunå Satak, Bathi Sanak, sebuah filosofi Jawa yang diangkat oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam pembukaan JBBA 2026. Filosofi tersebut menempatkan hubungan kemitraan jangka panjang di atas sekadar transaksi jangka pendek.

"Dalam penilaian kami, SRC bukan sekadar jaringan toko kelontong modern yang mengejar profitabilitas. Mereka berhasil membuktikan bahwa pertumbuhan bisnis berskala raksasa bisa berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi rakyat," ujar Anton Wahyu Prihartono.

"Inilah bentuk konkret dari berdagang dengan hati atau mengejar heart share, bukan sekadar berebut market share di ruang digital. Ketika satu toko kelontong sukses, ekosistem di sekitarnya ikut bergerak naik," imbuh Anton.

Dampak Nyata

Berdasarkan hasil penilaian, keberhasilan SRC menyabet penghargaan ini ditopang oleh ekosistem digitalisasi dan program pemberdayaan yang terukur secara presisi. Toko kelontong yang bergabung dalam jaringan SRC tercatat mengalami kenaikan omzet rata-rata berkisar 20% hingga 30%. Hal ini dimungkinkan berkat perbaikan manajemen stok serta penyediaan layanan pembayaran digital yang memudahkan konsumen.

Aplikasi AYO by SRC juga telah menghubungkan ratusan ribu pemilik toko dengan pemasok secara efisien. Dengan tingkat adopsi digital mencapai 90%, aplikasi ini sukses memfasilitasi lebih dari 11,5 juta transaksi dengan akumulasi nilai total melebihi USD1 miliar.

Sementara itu, inisiatif Pojok Lokal menyediakan area khusus di dalam toko sebagai ruang pajang bagi puluhan ribu produk UMKM sekitar. Kehadiran Pojok Lokal tidak hanya mencatatkan nilai penjualan tahunan sebesar Rp12,9 triliun, tetapi juga menciptakan efek domino sosial. Satu toko SRC yang sukses terbukti mampu mengangkat 5 hingga 10 pengrajin makanan di sekitarnya.

Saat ini, SRC yang dibina oleh PT HM Sampoerna Tbk. di bawah payung program keberlanjutan Sampoerna untuk Indonesia telah menjelma sebagai salah satu jaringan ritel UMKM terbesar di Indonesia. Ekosistemnya menaungi lebih dari 250.000 toko anggota di seluruh provinsi, terhubung melalui 10.000 paguyuban, dan berkolaborasi aktif dengan sekitar 6.300 pedagang grosir (Mitra SRC).

Secara akumulatif, total omzet tahunan seluruh toko SRC kini menyentuh angka Rp251 triliun, atau setara sekitar 9,5% dari total Produk Domestik Bruto (PDB) sektor ritel nasional Indonesia pada 2025. Skala masif ini pula yang menjadikan SRC sebagai platform kolaborasi lintas sektor yang sangat strategis.

Pada Agustus 2025, melalui anak perusahaannya PT SRC Indonesia Sembilan, SRC menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding atau MoU) dengan lima BUMN besar, yakni Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk akses layanan keuangan makro dan mikro; Perum BULOG untuk distribusi bahan pangan pokok yang merata; Pertamina Patra Niaga untuk jalur distribusi LPG yang lebih dekat ke masyarakat; Pos Indonesia untuk penyediaan titik logistik dan kurir di tingkat rukun tetangga; serta Telkomsel untuk penguatan konektivitas broadband dan digitalisasi hingga pelosok.

Melalui integrasi ini, gerai kelontong SRC di sudut-sudut permukiman tidak lagi hanya menjual kebutuhan harian, melainkan bertransformasi menjadi pusat layanan publik terpadu yang memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput.(Advertorial)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Ujang Hasanudin

Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news