Foto ilustrasi kapal tanker pengangkut minyak dan gas alam cair. / Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Ketegangan di jalur energi global kian meningkat setelah Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan Selat Hormuz tidak akan kembali ke kondisi normal, terutama bagi Amerika Serikat dan Israel.
Pernyataan tersebut disampaikan Angkatan Laut IRGC pada Minggu (5/4/2026), seiring persiapan tahap akhir penerapan sistem keamanan baru di kawasan Teluk Persia.
“Selat Hormuz tidak akan pernah kembali ke kondisi semula, terutama bagi Amerika Serikat dan Israel,” tulis IRGC melalui platform X.
Langkah ini berkaitan dengan rencana “tatanan baru” yang disiapkan Iran untuk mengatur lalu lintas maritim di kawasan strategis tersebut. Salah satu poin krusial adalah pembatasan terhadap pihak-pihak yang dianggap bermusuhan.
Dalam perkembangan terbaru, parlemen Iran juga tengah menggodok rancangan aturan yang mewajibkan kapal membayar biaya transit saat melintasi Selat Hormuz.
Tak hanya itu, usulan tersebut mencakup penggunaan mata uang rial untuk pembayaran, larangan transit bagi AS dan Israel, serta pembatasan bagi negara yang menerapkan sanksi sepihak terhadap Iran.
Regulasi ini juga menyentuh isu kedaulatan, keamanan maritim, perlindungan lingkungan, hingga kerja sama hukum dengan Oman.
Situasi memanas setelah konflik terbuka antara Iran dengan AS dan Israel sejak akhir Februari lalu. Serangan militer gabungan dilaporkan menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Ali Khamenei saat itu.
Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan drone dan rudal ke berbagai target di kawasan, termasuk wilayah Israel serta negara-negara yang menjadi basis militer AS.
Dampaknya mulai terasa secara global. Gangguan terhadap jalur pelayaran dan penerbangan di kawasan Teluk memicu kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi dan perdagangan internasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara

11 hours ago
5

















































