SDN Kasihan Bantul Gelar Pesantren Kilat dan Bagikan Takjil

3 hours ago 3

SDN Kasihan Bantul Gelar Pesantren Kilat dan Bagikan Takjil Anak-anak siswa SDN Kasihan saat membagi-bagikan takjil sebagai bagian dari rangkaian kegiatan pesantren kilat Kamis (12/3/2026). - Istimewa - SDN Kasihan

BANTUL—SDN Kasihan menggelar kegiatan pesantren kilat selama sehari semalam pada bulan Ramadan tahun ini. Kegiatan ini digelar untuk menumbuhkan kebersamaan di antara siswa melalui berbagai aktivitas ibadah, seperti sahur bersama, berbuka puasa bersama, mengaji, serta kegiatan keagamaan lainnya di lingkungan sekolah.

Berbagai kegiatan disiapkan untuk mengisi acara pesantren kilat yang digelar mulai Kamis (12/3) siang hingga Jumat (13/3/2026) siang tersebut. Di antaranya adalah pembacaan Al-Qur;an yang dikemas secara seru dan inspiratif; pembagian takjil kepada masyarakat; salat tarawih berjemaah; Salat Tahajud bersama; sahur bersama; Salat Subuh berjemaah; olahraga pagi, serta bincang santai seputar kesehatan.

Kepala SDN Kasihan, Harsiana Wardani, mengatakan pembagian takjil gratis kepada masyarakat merupakan bagian dari pembelajaran bagi siswa untuk menumbuhkan kepedulian sosial. “Pembagian takjil gratis sebanyak 200 paket ini merupakan hasil dari uang infak yang dikumpulkan anak-anak setiap satu minggu sekali di sekolah,” ujar Harsiana.

Diakuinya, kegiatan Ramadan di sekolah tersebut rutin dilaksanakan setiap tahun, termasuk pesantren kilat. Akan tetapi kegiatan pembagian takjil secara on the road kepada masyarakat memang baru kali pertama digelar tahun ini.

Melalui berbagai kegiatan Ramadan tersebut, pihak sekolah berharap siswa dapat merasakan bahwa beribadah tidak hanya menjadi kewajiban, tetapi juga kegiatan yang menyenangkan dan relevan dengan kehidupan mereka.

“Melalui Kelas Inspirasi dan Bincang Sehat, kami menyeimbangkan asupan spiritual dengan edukasi praktis. Tujuannya adalah mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki ketahanan mental dan spiritual yang kokoh,” katanya.

Selain itu, melalui kegiatan berbagi takjil, siswa juga diajak memahami pentingnya keseimbangan antara kesalehan individu dan kesalehan sosial. “Mereka tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga terjun langsung untuk berbagi kebahagiaan dengan warga sekitar sekolah,” ujarnya.

Kendati pesantren kilat tersebut hanya digelar selama 24 jam, Harsiana berharap kegiatan itu mampu membangun kedekatan antara siswa dengan berbagai aspek kehidupan.

Kegiatan Positif

Sementara Ketua Komisi A DPRD Bantul, Jumakir, mengapresiasi kegiatan pesantren kilat yang diselenggarakan oleh SDN Kasihan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya positif untuk mengarahkan aktivitas anak-anak selama bulan Ramadan.

Dia menilai kegiatan keagamaan seperti pesantren kilat dapat menjadi alternatif yang bermanfaat bagi siswa, sehingga mereka tidak terlibat dalam aktivitas yang kurang positif.

“Dengan adanya kegiatan seperti ini, anak-anak memiliki kegiatan yang lebih terarah. Hal ini juga dapat mengalihkan mereka dari aktivitas yang kurang bermanfaat, seperti nongkrong saat subuh di kawasan JJLS, bermain petasan, bahkan yang sempat terjadi tawuran,” ujar Jumakir.

Menurutnya, kegiatan pesantren kilat yang digelar SDN Kasihan juga menarik karena tidak hanya berisi kegiatan mengaji dan ibadah semata. Para siswa juga mendapatkan pembelajaran lain yang bersifat edukatif dan menyehatkan. (Advertorial)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news