Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep (kiri), menggelar rangkaian Safari Ramadan dengan mengunjungi sejumlah pondok pesantren besar di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Selasa (10/3 - 2026). Dalam kunjungan tersebut, Kaesang didampingi oleh jajaran elit partai, termasuk Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali serta Anggota DPRD DIY dari PSI, Dr. Raden Stevanus Christian Handoko, S.Kom., M.M. / ist
JOGJA—Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, menggelar rangkaian Safari Ramadan dengan mengunjungi sejumlah pondok pesantren besar di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Selasa (10/3/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Kaesang didampingi oleh jajaran elit partai, termasuk Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali serta Anggota DPRD DIY dari PSI, Dr. Raden Stevanus Christian Handoko, S.Kom., M.M. Kehadiran rombongan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dengan para ulama sekaligus menyerap energi spiritual di tengah suasana bulan suci di wilayah Yogyakarta.
Pondok Pesantren Minggir di Sleman menjadi titik pertama yang dikunjungi rombongan untuk bersilaturahmi langsung dengan KH Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq. Suasana kekeluargaan tampak kental saat rombongan DPP PSI disambut hangat oleh pengurus pondok serta para santri.
Kunjungan ini juga dihadiri oleh Ketua DPW PSI DIY Sunaryanta dan Ketua DPP PSI Bidang Politik Bestari Barus sebagai bentuk soliditas pengurus pusat hingga daerah dalam rangkaian agenda keagamaan tersebut.
Setelah melaksanakan salat Magrib berjamaah, Kaesang Pangarep dan rombongan menikmati hidangan sate klatak sebagai menu berbuka puasa yang menurutnya memiliki cita rasa luar biasa.
Kaesang secara khusus memuji kuliner khas Yogyakarta tersebut, sementara Ahmad Ali berseloroh bahwa mencicipi sate klatak merupakan sebuah "kewajiban" tradisi setiap kali menginjakkan kaki di Bumi Mataram. Namun, di balik kehangatan jamuan makan tersebut, Ahmad Ali menegaskan bahwa fokus utama kedatangan mereka adalah untuk mendengar nasihat dan wejangan dari para kiai sebagai orang tua spiritual.
Agenda berlanjut menuju Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak di Bantul, yang semakin mempertegas komitmen partai dalam menjalin komunikasi dengan lembaga pendidikan berbasis pesantren. Langkah ini dipandang strategis mengingat pesantren merupakan pilar moral bangsa yang konsisten menjaga nilai-nilai kesederhanaan.
Dr. Raden Stevanus Christian Handoko menyatakan bahwa pendampingan pimpinan pusat di DIY memberikan energi positif bagi kader daerah untuk terus membangun komunikasi intensif dengan tokoh agama guna mendapatkan kompas dalam menjalankan amanah rakyat.
Kegiatan Safari Ramadan ini diproyeksikan tidak hanya berhenti di Yogyakarta, melainkan akan terus menyasar berbagai wilayah di Indonesia demi mempererat hubungan antara PSI, ulama, dan masyarakat luas. Legislator DIY, Dr. Raden Stevanus, menambahkan bahwa nasihat dari para tokoh agama di Krapyak dan Minggir sangat dibutuhkan agar PSI tetap menjadi rumah yang nyaman bagi semua golongan. Rangkaian Safari Ramadan ini pun menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjaring aspirasi masyarakat secara langsung melalui pendekatan kultural dan spiritual di lingkungan pondok pesantren. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara

3 hours ago
3

















































