Pelepasan Program Program Jelajah Mudik kolaborasi Harian Jogja dengan Bank BPD DIY, Senin (16/3/2026). - Harian Jogja/Andreas Yuda Pramono.
Harianjogja.com, JOGJA—Jalur Selatan (Jasela) Jawa kini bertransformasi menjadi rute mudik alternatif yang menawarkan pengalaman perjalanan layaknya destinasi wisata bagi para pemudik.
Membentang luas dari Pandeglang hingga Banyuwangi, jalur ini menyuguhkan pemandangan alam yang memukau sekaligus menjadi solusi untuk menghindari kepadatan di jalur utama nasional selama periode Lebaran 2026.
Melalui program "Jelajah Mudik" yang diinisiasi oleh Harian Jogja berkolaborasi dengan Bank BPD DIY, masyarakat diajak untuk mengeksplorasi potensi ekonomi di sepanjang pesisir selatan.
Inisiatif ini bertujuan untuk memberikan panduan komprehensif mengenai fasilitas perjalanan serta mempromosikan keindahan lokal yang dapat dinikmati oleh para pengguna jalan yang melintas.
"Program Jelajah Mudik menghadirkan informasi jalur mudik yang bisa jadi pilihan pemudik," kata Sekretaris Perusahaan Bank BPD DIY, Indarti Aryasatya, dalam sambutannya di Kantor Harian Jogja, Senin (16/3/2026).
Salah satu keunggulan melintasi Jasela adalah melimpahnya keberadaan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang menjajakan ragam menu buka puasa.
Para pemudik tidak perlu merasa khawatir akan sulitnya menemukan tempat beristirahat atau warung makan, karena ekosistem kuliner lokal telah siap menyambut para pelaku perjalanan dengan pelayanan terbaik dan hidangan khas daerah.
Kemudahan transaksi juga menjadi prioritas utama untuk mendukung kenyamanan para pemudik dalam berbelanja di lapak-lapak UMKM tersebut.
Berkat integrasi sistem pembayaran digital, masyarakat hanya perlu menggunakan ponsel untuk memindai kode bar QRIS Bank BPD DIY, sehingga proses pembayaran menjadi lebih praktis, cepat, dan aman tanpa harus membawa uang tunai dalam jumlah banyak.
Content Director & Chief Operating Officer Harian Jogja, Anton Wahyu Prihartono, berharap kolaborasi ini dapat menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi kreatif di sepanjang koridor selatan.
Dengan meningkatnya volume kendaraan yang melintas, diharapkan unit-unit usaha lokal dapat berkembang lebih pesat melalui kunjungan para wisatawan dadakan yang sedang dalam perjalanan menuju kampung halaman.
"Pemudik yang melintasi Jasela bisa ikut menjajal wisata kuliner yang tumbuh di sekitarnya. Sebagai contoh ada Sego Penek di Jenar Wetan, Purwodadi, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah," ujar Anton memberikan rekomendasi kuliner bagi para pengguna jalan.
Eksplorasi kuliner seperti Sego Penek hanyalah satu dari sekian banyak kekayaan budaya dan rasa yang bisa ditemukan jika pemudik memilih rute ini.
Kehadiran Jasela sebagai rute mudik tidak hanya sekadar memindahkan kemacetan, namun juga menjadi momentum emas untuk memperkenalkan keunikan daerah kepada publik luas, sekaligus memastikan perjalanan pulang kampung terasa lebih berkesan, santai, dan tetap produktif bagi perkembangan UMKM di Jawa Barat hingga Jawa Timur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

4 hours ago
4

















































