
Destry Damayanti. /Instagram.
Harianjogja.com, JAKARTA— Destry Damayanti menjadi calon yang diusulkan Presiden Prabowo Subianto untuk mengisi posisi Gubernur Bank Indonesia (BI). Nama Destry masuk dalam Surat Presiden (Supres) yang telah diterima DPR bersama tiga kandidat lain untuk mengisi jabatan Anggota Dewan Gubernur BI.
Destry saat ini menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior BI sekaligus Pejabat Gubernur Sementara setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri dari posisi Gubernur BI. Jika mendapat persetujuan DPR, Destry akan memimpin bank sentral Indonesia untuk periode berikutnya.
Ketua DPR Puan Maharani mengatakan Supres mengenai pengusulan calon pimpinan BI telah disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi kepada DPR pada Selasa (11/8/2026).
"Jadi nama-nama tersebut nantinya akan kami proses sesuai dengan mekanisme yang ada di DPR untuk kami pilih dan kami setujui nama-nama yang akan kami pilih untuk kemudian dilantik oleh Presiden," kata Puan di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (12/8/2026).
Latar Belakang Pendidikan Destry Damayanti
Destry Damayanti lahir di Jakarta pada 1963. Ia menempuh pendidikan sarjana ekonomi di Universitas Indonesia.
Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana, Destry melanjutkan studi ke Amerika Serikat. Ia memperoleh gelar Master of Science dari Field of Regional Science, Cornell University, New York.
Latar belakang pendidikan ekonomi tersebut menjadi salah satu fondasi perjalanan karier Destry yang kemudian banyak berkaitan dengan kebijakan ekonomi, perbankan, dan sektor keuangan.
Perjalanan Karier Destry Damayanti
Sebelum masuk ke Bank Indonesia, Destry telah memiliki pengalaman panjang di bidang ekonomi dan keuangan.
Kariernya antara lain dimulai sebagai Senior Economic Adviser Duta Besar Inggris untuk Indonesia pada 2000-2003.
Destry kemudian menjadi peneliti sekaligus pengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada 2005-2006. Pada periode yang hampir bersamaan, ia juga berkarier di sektor pasar modal sebagai Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas pada 2005-2011.
Karier Destry berlanjut di Bank Mandiri. Ia dipercaya menjadi Kepala Ekonom Bank Mandiri pada 2011-2015.
Pada 2014-2015, Destry juga dipercaya menjadi Ketua Satuan Tugas Ekonomi Kementerian BUMN. Setelah itu, ia masuk ke Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sebagai Anggota Dewan Komisioner untuk periode 2015-2019.
Pengalaman tersebut membuat Destry memiliki rekam jejak di berbagai sektor, mulai dari akademisi, riset ekonomi, pasar modal, perbankan, pemerintahan hingga lembaga keuangan.
Menjadi Deputi Gubernur Senior BI
Destry resmi menjadi Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia pada 2019.
Pengangkatannya berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 74/P Tahun 2019 tertanggal 29 Juli 2019 untuk masa jabatan 2019-2024. Destry kemudian mengucapkan sumpah jabatan pada 7 Agustus 2019.
Masa jabatannya sebagai Deputi Gubernur Senior BI kemudian diperpanjang. Berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 74/P Tahun 2024 tertanggal 10 Juli 2024, Destry kembali ditetapkan sebagai Deputi Gubernur Senior BI untuk periode 2024-2029.
Ia mengucapkan sumpah jabatan untuk periode kedua tersebut pada 7 Agustus 2024.
Dengan demikian, pencalonan Destry sebagai Gubernur BI membuatnya berpeluang naik ke posisi tertinggi dalam struktur kepemimpinan bank sentral.
Empat Nama Calon Pimpinan BI
Selain Destry, Presiden Prabowo mengusulkan tiga nama lain kepada DPR untuk mengisi posisi Deputi Gubernur Senior dan Deputi Gubernur BI.
Keempat nama yang masuk dalam Supres tersebut adalah:
Destry Damayanti, calon Gubernur Bank Indonesia. Saat ini menjabat Deputi Gubernur Senior BI sekaligus Pejabat Gubernur Sementara.
Aida S. Budiman, calon Deputi Gubernur Senior BI. Saat ini menjabat Deputi Gubernur BI.
Solikhin M. Juhro, calon Deputi Gubernur BI. Saat ini menjabat Asisten Gubernur dan Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial BI.
Anwar Bashori, calon Deputi Gubernur BI. Saat ini menjabat Direktur Eksekutif dan Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI.
Salah satu dari Solikhin M. Juhro atau Anwar Bashori nantinya akan mengisi posisi Deputi Gubernur yang kosong setelah Aida S. Budiman diusulkan menjadi Deputi Gubernur Senior.
Menanti Proses di DPR
Keempat calon tersebut selanjutnya akan menjalani mekanisme uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi XI DPR.
Puan mengatakan proses tersebut akan dilakukan setelah pembukaan masa sidang DPR pada 14 Agustus 2026. Tahapan tersebut bertepatan dengan agenda Pidato Kenegaraan Presiden dan penyampaian Nota Keuangan RAPBN 2027.
"Minggu depan akan segera diproses mekanisme yang ada di DPR," ujar Puan.
Dengan masuknya nama Destry Damayanti sebagai calon Gubernur BI, proses pergantian pimpinan bank sentral kini memasuki tahapan politik dan kelembagaan di DPR sebelum nantinya ditetapkan dan dilantik oleh Presiden.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

5 hours ago
2

















































