Polresta Sleman Siagakan 1.200 Personel Lebaran 2026

6 hours ago 3

Polresta Sleman Siagakan 1.200 Personel Lebaran 2026 Posko Lebaran. - Ilustrasi - Freepik

Harianjogja.com, SLEMAN — Pengamanan Lebaran Sleman 2026 dipastikan berlangsung maksimal dengan dukungan 1.200 personel gabungan yang disiagakan oleh Polresta Sleman. Selain itu, empat pos pengamanan didirikan untuk menjamin kelancaran arus mudik dan aktivitas masyarakat selama libur Hari Raya.

Kapolresta Sleman, Kombes Pol Adhitya Panji Anom, mengungkapkan bahwa empat pos yang dibangun terdiri atas dua pos pelayanan, satu pos pengamanan, dan satu pos terpadu yang tersebar di titik strategis wilayah Sleman.

"Jadi kami bekerja sama dengan beberapa stakeholder termasuk TNI, Pemerintah Kabupaten, Dinas Kesehatan, Dishub. Kami juga mendapat support dari masyarakat yaitu Senkom, ada juga dari adik-adik Pramuka yang membantu kami dalam mengisi pos baik itu pos pelayanan, pos terpadu, maupun pos pengamanan," terang Adhitya pada Senin (16/3/2026).

Dalam pelaksanaan pengamanan Lebaran Sleman 2026, total sekitar 1.200 personel dikerahkan untuk menjaga berbagai titik rawan dan jalur padat kendaraan guna memastikan keamanan serta kenyamanan masyarakat.

"Kami berharap dalam Operasi Ketupat tahun 2026 ini masyarakat dapat melaksanakan mudik dengan aman, nyaman, dan lancar sehingga perjalanan mudik ke tempat tinggalnya dapat dilakukan dengan lancar," tuturnya.

Di sisi lain, keberadaan tol fungsional Jogja-Solo segmen Prambanan–Purwomartani dinilai mampu membantu mengurai kepadatan lalu lintas, khususnya di wilayah perbatasan Sleman.

Sleman sendiri memiliki dua akses utama perbatasan, yakni di Tempel dan Prambanan, sehingga kehadiran tol fungsional Purwomartani diproyeksikan dapat mengurangi antrean kendaraan yang keluar dari DIY.

"Jadi dengan adanya tol fungsional Purwomartani ini jelas akan lebih membantu untuk mengurai kemacetan," ujarnya.

Namun demikian, operasional tol tersebut masih terbatas karena fasilitas penerangan jalan yang belum memadai, sehingga belum dapat digunakan pada malam hari selama periode Lebaran.

"Untuk yang dari arah Jogja menuju luar kota dapat menggunakan tol ini. Meskipun waktu jam operasional masih baru dibatasi pukul 06.00 WIB sampai dengan 18.00 WIB dikarenakan fasilitas pendukung yaitu lampu penerangan juga masih belum memadai di tol fungsional," ungkapnya.

"Tapi masyarakat sudah bisa menggunakan tol ini, dapat dirasakan oleh masyarakat khususnya yang dari Jogja ke arah luar kota," ujarnya.

Sementara itu, upaya mendukung kelancaran arus mudik Lebaran Sleman 2026 juga diperkuat dengan penyediaan tujuh jalur alternatif yang disiapkan oleh Dinas Perhubungan Sleman.

Kepala Dinas Perhubungan Sleman, Heri Kuntadi, menyebutkan bahwa hasil survei menunjukkan masih terdapat beberapa titik jalan berlubang yang menjadi catatan perbaikan sebelum puncak arus mudik.

"Tujuh jalur alternatif kemarin kami sudah koordinasikan hari Senin itu dengan stakeholder. Memang ada beberapa catatan yang berlubang," ujar Heri pada Kamis (12/3/2026).

Adapun tujuh jalur alternatif tersebut meliputi rute Magelang–Jogja melalui Simpang Pasar Tempel hingga batas kota sepanjang 22,4 kilometer, serta jalur Solo–Jogja melalui Jalan Berbah Kalasan hingga Simpang Blok O sepanjang sembilan kilometer.

Selanjutnya, tersedia jalur Wates–Magelang melalui Simpang Tiga Klangon hingga Simpang Empat Tempel sepanjang 22 kilometer, serta akses menuju Breksi dari Simpang Pasar Prambanan dengan panjang 5,4 kilometer.

Jalur lainnya mencakup rute Wates–Jogja melalui Simpang Klangon hingga Simpang Empat Pelemgurih sepanjang 15 kilometer, jalur Magelang–Prambanan melalui Simpang Pasar Tempel hingga Simpang Ramayana Bogem sepanjang 30,6 kilometer, serta jalur khusus bus dari Magelang ke Prambanan melalui Simpang Pasar Tempel hingga Simpang Proliman Bogem sepanjang 28,5 kilometer.

Heri menegaskan seluruh jalur alternatif yang direkomendasikan telah dilengkapi alat penerangan jalan (APJ) guna menjamin keamanan pengguna jalan, sementara tim penerangan jalan umum tetap siaga selama periode Lebaran untuk memastikan kondisi tetap optimal.

"Jalur-jalur alternatif itu kami pilih yang sudah lengkap ada APJ-nya, sehingga jalannya menjadi terang. Dan kami tadi sampaikan, teman-teman dari tim PJU kami tidak libur," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news