Pengurus Baru Karang Taruna Kota Jogja Audiensi dengan Wamensos

7 hours ago 5

Pengurus Baru Karang Taruna Kota Jogja Audiensi dengan Wamensos

Yuliantono resmi memimpin Karang Taruna Kota Jogja periode 2026-2031 usai menerima SK dari Pengurus Nasional melalui Wamensos. /Istimewa.

Harianjogja.com, JOGJA— Pengurus Kota Karang Taruna (PKKT) Jogja periode 2026–2031 resmi terbentuk setelah menerima Surat Keputusan (SK) Pengesahan Kepengurusan dari Pengurus Nasional Karang Taruna melalui Wakil Menteri Sosial (Wamensos) RI. Dengan terbitnya SK tersebut, Yuliantono resmi mengemban amanah sebagai Ketua PKKT Jogja menggantikan Solihul Hadi.

Penyerahan SK pada Selasa (21/7/2026) menjadi penutup rangkaian Temu Karya Karang Taruna Kota Jogja yang sebelumnya digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Jogja pada Mei 2026 lalu.

Yuliantono mengatakan kepemimpinan yang diembannya merupakan amanah besar yang harus diwujudkan melalui kerja nyata dan penguatan sinergi dengan berbagai elemen kepemudaan maupun pemerintah.

"Kami berharap agar semangat barisan yang telah terbangun terus terjaga. Karang Taruna harus hadir sebagai organisasi yang solid, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan zaman," ucap Yuliantono, Rabu (22/7/2026).

Ia optimistis semangat gotong royong dan kolaborasi akan memperkuat peran Karang Taruna dalam memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan di Kota Jogja.

Awali Kepengurusan dengan Safari Silaturahmi

Sebelum SK kepengurusan diterima secara resmi, jajaran pengurus baru telah menyusun sejumlah langkah awal untuk memperkuat jejaring organisasi. Salah satunya melalui program safari silaturahmi ke berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Jogja serta mitra strategis lainnya.

Menurut Yuliantono, agenda tersebut menjadi komitmen awal membangun kolaborasi dan mempertegas posisi Karang Taruna sebagai mitra pembangunan sosial.

"Langkah tersebut menjadi komitmen awal untuk membangun sinergi, memperkuat kolaborasi, sekaligus mempertegas peran Karang Taruna sebagai mitra pembangunan," ujarnya.

Ia menambahkan, komunikasi lintas instansi menjadi bagian dari upaya menjadikan Karang Taruna Kota Jogja sebagai wadah kepemudaan yang inklusif dan terbuka terhadap kerja sama dengan berbagai pihak.

Audiensi dengan Wamensos dan Menteri Agama

Usai menerima SK, jajaran PKKT Jogja juga melakukan audiensi di Jakarta dengan Wakil Menteri Sosial RI Agus Jabo Priyono. Pertemuan itu dihadiri Ketua PKKT Jogja Yuliantono, Sekretaris Vingky Kurni, dan Bendahara Nuroryza Argo.

Dalam kesempatan tersebut, Agus Jabo Priyono berpesan agar Karang Taruna terus menghadirkan program kerja yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Ia juga mendorong pengembangan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) untuk memperkuat kemandirian pemuda, peningkatan riset seni budaya lokal, serta penyelarasan program organisasi dengan agenda prioritas nasional.

Kepengurusan PKKT Jogja periode 2026–2031 turut diperkuat R.M. Drasthya Wironegoro sebagai Wakil Ketua VI Bidang Seni Budaya dan Keistimewaan, Arif Nur Zulkarnaen sebagai Ketua Bidang Penelitian, Data, dan Teknologi Digital, serta Solihul Hadi yang kini menjabat Ketua Majelis Pertimbangan.

Yuliantono berharap legalitas kepengurusan yang telah diterima menjadi momentum menghadirkan organisasi yang semakin profesional, inovatif, dan inklusif tanpa meninggalkan nilai-nilai sosial yang menjadi identitas Karang Taruna. Selain bertemu Wamensos, jajaran pengurus PKKT Jogja juga melakukan audiensi dengan Menteri Agama RI Nasaruddin Umar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news