Tol Japek 2 Selatan dan Prosiwangi Disiapkan untuk Jet Tempur

4 hours ago 5

Tol Japek 2 Selatan dan Prosiwangi Disiapkan untuk Jet Tempur

Jet tempur F-16 TNI AU menguji coba pendaratan dan lepas landas di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Terbanggi Besar-Pematanag Panggang-Kayu Agung (Terpeka) KM228-KM231. (ANTARA/HO-Hutama Karya)\r\n

Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah menyiapkan dua ruas jalan tol di Pulau Jawa untuk uji coba pendaratan jet tempur dalam kondisi darurat. Kedua ruas tol tersebut adalah Tol Jakarta-Cikampek (Japek) 2 Selatan dan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi).

Persiapan tersebut dilakukan setelah keberhasilan uji coba pendaratan dan lepas landas jet tempur F-16 TNI Angkatan Udara di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka).

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan Tol Terpeka telah diujicobakan untuk pendaratan jet tempur saat kondisi darurat. Setelah itu, Menteri Pertahanan juga meminta pelaksanaan uji coba pada ruas tol lainnya.

"Terus kemudian Situbondo di (Tol) Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) itu sedang kita siapkan," ujar Dody di Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Ia mengungkapkan, salah satu ruas jalan tol lain di Pulau Jawa yang disiapkan adalah Tol Jakarta-Cikampek (Japek) 2 Selatan.

"Ada beberapa ruas jalan tol yang memang kita diamanatkan untuk bisa dipakai pendaratan jet tempur manakala dalam kondisi darurat," katanya.

Selain di Pulau Jawa, pemerintah juga mempertimbangkan pelaksanaan uji coba di Jalan Tol Trans Sumatera lainnya, yang kemungkinan berada di Tol Sigli-Banda Aceh atas permintaan Menteri Pertahanan.

Menurut Dody, apabila uji coba tersebut berhasil, hasilnya dapat menjadi salah satu faktor yang mendukung peningkatan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) jalan tol yang digunakan.

Meski demikian, ia menegaskan tidak semua ruas jalan tol dapat difungsikan sebagai lokasi pendaratan jet tempur. Keberadaan overpass atau jembatan penyeberangan di sejumlah ruas tol menjadi salah satu kendala yang harus diperhatikan dalam penentuan lokasi.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebelumnya menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur perlu dirancang agar memiliki fungsi yang beragam, termasuk untuk mendukung pertahanan negara.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul keberhasilan uji coba pendaratan dan lepas landas jet tempur F-16 TNI Angkatan Udara di Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung.

Menurut AHY, Indonesia sebagai negara maritim dengan wilayah yang luas perlu mengoptimalkan infrastruktur yang dimiliki di setiap daerah untuk mendukung kebutuhan pertahanan.

Ia menilai perencanaan pembangunan infrastruktur yang matang menjadi kunci dalam menghadirkan infrastruktur multifungsi, seperti yang diterapkan pada Jalan Tol Trans Sumatera.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Yudhi Kusdiyanto

Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news