Edukasi dan perluasan akses layanan keuangan kepada masyarakat nelayan di Sinjai (Dok: Ist)KabarMakassar.com — Penguatan akses keuangan bagi masyarakat pesisir terus menjadi perhatian utama Otoritas Jasa Keuangan bersama para pemangku kepentingan daerah.
Melalui sinergi Program Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), Kantor OJK Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (OJK Sulselbar) kembali menghadirkan edukasi dan perluasan akses layanan keuangan kepada masyarakat nelayan di Desa Tongke-Tongke, Kabupaten Sinjai.
Kegiatan yang terlaksana pada 6 Mei 2026 terjalin melalui kolaborasi antara OJK Sulselbar, Industri Jasa Keuangan, dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Sinjai sebagai bagian dari upaya mempercepat terwujudnya masyarakat yang semakin inklusif terhadap layanan jasa keuangan formal.
Desa Tongke-Tongke dipilih sebagai lokasi pelaksanaan program karena memiliki
potensi ekonomi pesisir dan aktivitas nelayan yang cukup besar.
Kehadiran Program EKI di wilayah tersebut diharapkan mampu membuka akses
masyarakat terhadap layanan keuangan formal yang aman, terjangkau, dan produktif, sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat dalam mengelola keuangan dan mengembangkan usaha.
Berbagai materi edukasi disampaikan kepada masyarakat, mulai dari pentingnya pengelolaan keuangan keluarga, akses pembiayaan usaha, pemanfaatan produk tabungan dan asuransi, hingga pemahaman penggunaan layanan keuangan digital secara aman dan bertanggung jawab.
Kepala Direktorat Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen dan Perizinan LJK Kantor OJK SulselSulbar, Arif Machfoed, menegaskan bahwa peningkatan literasi dan inklusi keuangan menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah pesisir.
“Sinergi antara pemerintah daerah, Industri Jasa Keuangan, dan OJK menjadi kunci utama dalam membangun ekosistem keuangan yang mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga ke desa-desa,” ucapnya, dikutip Selasa (12/05).
“Program ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak bagi penguatan ekonomi masyarakat nelayan melalui akses keuangan yang lebih luas, berkualitas, dan berkelanjutan,” tuturnya.
OJK Sulselbar akan terus mendorong implementasi Program Ekosistem Keuangan Inklusif di berbagai daerah sebagai bagian dari komitmen memperluas akses keuangan masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berdaya saing.
Masyarakat nelayan diharapkan tidak hanya memiliki akses keuangan, tetapi juga mampu memanfaatkan layanan keuangan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga.


















































