Pemprov Sulsel Bahas Preservasi 20 Ruas Jalan MYC Paket 6

2 hours ago 2
Pemprov Sulsel Bahas Preservasi 20 Ruas Jalan MYC Paket 6Pembahasan Preservasi 20 Ruas Jalan MYC Paket 6 (Dok: Ist)

KabarMakassar.com — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan membahas pelaksanaan proyek preservasi jalan melalui skema Multi Years Contract (MYC) Paket 6 yang akan dikerjakan pada 2026–2027.

Pembahasan tersebut menitikberatkan pada sinkronisasi perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan proyek infrastruktur jalan provinsi di sejumlah daerah.

Program preservasi jalan ini menjadi salah satu paket pekerjaan konstruksi terintegrasi yang dirancang untuk menjaga kualitas dan kemantapan jaringan jalan provinsi. Proyek tersebut mencakup sejumlah ruas strategis yang menjadi penghubung antarwilayah di Sulawesi Selatan.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (DBMBK) Sulsel Andi Ihsan menjelaskan pembahasan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan proyek berjalan sesuai rencana. Koordinasi lintas perangkat daerah dinilai penting agar pelaksanaan proyek dapat berjalan efektif.

“Pembahasan yang dilaksakan hari ini salah satunya bagian dari menyelaraskan perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan penanganan Preservasi Jalan Multi Years Contrak Paket 6,” ucapnya, Kamis (12/03)

Ia mengungkapkan proyek preservasi jalan MYC Paket 6 akan mencakup penanganan puluhan ruas jalan provinsi di berbagai daerah. Total panjang jalan yang akan ditangani mencapai lebih dari 150 kilometer.

“Preservasi Jalan Multi Years Contrak Paket 6 di Sulawesi Selatan mencakup perbaikan 20 ruas strategis sepanjang 157,49 km di 9 kabupaten/kota, termasuk Luwu, Toraja Utara, Tana Toraja, Jeneponto, Bantaeng, Pinrang, Maros, Palopo, dan Makassar,” sebutnya.

Ia menjelaskan paket pekerjaan ini dirancang untuk menjaga kondisi jalan provinsi pada koridor yang memiliki peran penting dalam konektivitas wilayah. Infrastruktur jalan yang mantap dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi barang.

“Paket 6 ini dirancang untuk menjaga dan meningkatkan kemantapan jaringan jalan Provinsi pada sejumlah koridor strategis yang menghubungkan wilayah utara, tengah, selatan, hingga kawasan metropolitan Sulawesi Selatan,” lanjutnya.

Selain itu, preservasi jalan juga menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi menjaga pemerataan kualitas infrastruktur di seluruh wilayah. Program ini diharapkan dapat memastikan jalan provinsi tetap berfungsi optimal dalam jangka panjang.

“Preservasi jalan paket 6 merupakan bagian dari komitmen pemerintah provinsi dalam menjaga kemantapan jalan provinsi secara merata di seluruh wilayah, agar tetap berfungsi optimal sekaligus mendukung kelancaran aktifitas ekonomi dan mobilitas masyarakat,” jelas Andi Ihsan.

Andi Ihsan menambahkan ruas jalan yang ditangani dalam paket tersebut memiliki karakteristik wilayah yang beragam. Beberapa ruas berada di kawasan pegunungan hingga jalur utama perkotaan.

Ruas-ruas yang ditangani mencakup jalur penghubung antarwilayah pegunungan Toraja, kawasan pesisir selatan, hingga akses utama perkotaan dan penyangga metropolitan Mamminasata.

Ia juga menjelaskan lingkup pekerjaan dalam proyek MYC Paket 6 tidak hanya mencakup pekerjaan konstruksi jalan. Paket tersebut juga mencakup berbagai tahapan teknis yang menjadi bagian dari pelaksanaan proyek secara menyeluruh.

“Secara keseluruhan, lingkup kegiatan dalam paket ini mencakup pekerjaan persiapan, penyusunan Detail Engineering Design (DED), pelaksanaan konstruksi fisik dengan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK), serta pekerjaan pemeliharaan pascakonstruksi. Dari sisi kriteria teknis, pekerjaan diarahkan pada rekonstruksi jalan, pekerjaan berkala, dan pemeliharaan guna memastikan fungsi layanan jalan tetap optimal dalam jangka panjang,” jelasnya.

Proyek preservasi jalan melalui skema MYC ini dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulawesi Selatan tahun anggaran 2026 dan 2027. Dengan skema kontrak tahun jamak, pemerintah provinsi berharap kualitas pekerjaan dapat terjaga serta pelaksanaan proyek berjalan lebih terencana.

Melalui proyek ini, Pemprov Sulsel menargetkan peningkatan kemantapan jaringan jalan provinsi di berbagai wilayah. Infrastruktur jalan yang terjaga diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news