Pemerintah Sebu BBM Aman, Pertamina Tambah Armada dan Operasi SPBU

7 hours ago 4

Pemerintah Sebu BBM Aman, Pertamina Tambah Armada dan Operasi SPBU

Ilustrasi BBM/Ist. dok. Pertamina Patra Niaga

Harianjogja.com, JAKARTA—DPR RI bersama pemerintah memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) di seluruh Indonesia berada dalam kondisi aman. Masyarakat pun diimbau tidak melakukan panic buying karena pasokan dinilai mencukupi, sementara antrean di sejumlah SPBU lebih dipengaruhi persoalan distribusi dan penyalahgunaan BBM subsidi.

Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya, mengatakan kepastian tersebut diperoleh setelah menerima laporan dari Pertamina Patra Niaga dan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

"Dapat kami sampaikan bahwa kami mendapat laporan dari Pertamina Patra Niaga bahwa stok BBM dari berbagai macam produk itu jumlahnya cukup, sangat mencukupi di depot masing-masing. Di seluruh depot yang ada di Indonesia semuanya mencukupi," ujarnya di ruang Komisi XII DPR RI, Kamis (16/7/2026).

Antrean SPBU Disebut Bukan karena Kekurangan Stok

Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, menegaskan penyaluran biosolar, Pertalite, dan minyak tanah masih berada dalam kondisi aman.

Menurutnya, antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU, khususnya di wilayah Sumatra, dipicu adanya penyalahgunaan BBM subsidi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Aparat penegak hukum, kata dia, telah diterjunkan untuk menangani persoalan tersebut.

Selain itu, BPH Migas juga menemukan adanya perubahan pola konsumsi masyarakat, di mana sebagian pengguna BBM nonsubsidi mulai beralih menggunakan BBM bersubsidi.

"Kedua, adanya indikasi antrean, sepakat tadi adanya shifting perubahan pola pembelian BBM non-subsidi banyak yang pindah menjadi subsidi. Itu sesuai regulasi ketentuan memang diizinkan dan dimungkinkan untuk masyarakat," kata Wahyudi.

Pertamina Tambah Armada Distribusi

Untuk mempercepat normalisasi distribusi, Pertamina Patra Niaga telah menambah armada pengangkut BBM ke berbagai SPBU.

Wakil Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Taufik Aditiyawarman, mengatakan langkah tersebut dilakukan sebagai respons terhadap meningkatnya antrean dalam beberapa hari terakhir.

"Merespons apa yang beberapa hari ini terjadi, yang sudah dan terus kami lakukan yaitu dengan penambahan armada untuk armada darat," katanya.

Selain menambah armada distribusi, Pertamina juga memperpanjang jam operasional SPBU dan pengiriman BBM dari depot menuju SPBU agar pasokan lebih cepat diterima masyarakat.

Pertamina Minta Masyarakat Tidak Khawatir

Menurut Taufik, percepatan distribusi diharapkan mampu mengurai antrean dalam waktu dekat tanpa mengganggu ketersediaan stok nasional.

Ia kembali menegaskan bahwa pasokan BBM maupun LPG berada dalam kondisi aman sehingga masyarakat tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan.

"Nah, ingin saya sampaikan juga bahwa mohon juga masyarakat tidak terlalu khawatir bahwa secara stok nasional kebutuhan BBM dan LPG kami senantiasa kita siapkan lebih dari cukup dan ini nanti akan kita uraikan untuk distribusinya lebih cepat ke SPBU-SPBU dan ritel," tandasnya.

Pemerintah bersama DPR, BPH Migas, dan Pertamina memastikan terus memantau distribusi BBM agar pasokan di seluruh wilayah tetap terjaga dan pelayanan kepada masyarakat kembali normal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news