Gedung Belum Siap, Siswa Sekolah Rakyat Temanggung Dititipkan

4 hours ago 1

Gedung Belum Siap, Siswa Sekolah Rakyat Temanggung Dititipkan

Foto ilustrasi sekolah rakyat, dibuat menggunakan AI ChatGPT.

Harianjogja.com, TEMANGGUNG— Pemerintah Kabupaten Temanggung memastikan sebanyak 60 murid baru tingkat SMA akan mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat (SR) pada tahun ajaran 2026 dengan lokasi pembelajaran sementara di Kabupaten Wonosobo. Kebijakan tersebut diambil karena gedung permanen Sekolah Rakyat di Temanggung belum selesai dibangun.

Sebanyak dua rombongan belajar (rombel) telah ditetapkan untuk mengikuti program tersebut, sementara pemerintah daerah juga menyiapkan daftar cadangan calon peserta didik.

Pemkab Siapkan 125 Siswa Cadangan

Penjabat Kepala Dinas Sosial Kabupaten Temanggung, Agus Sujarwo, mengatakan selain 60 peserta yang telah ditetapkan, pemerintah daerah turut mengusulkan 125 calon murid yang memenuhi persyaratan sebagai daftar cadangan.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi apabila terdapat peserta yang mengundurkan diri atau tidak melanjutkan pendidikan.

"Untuk tahun ini kita menerima dua rombel atau sekitar 60 siswa, rencananya mereka kita titipkan terlebih dahulu di Sekolah Rakyat Wonosobo. Di samping itu, kita juga mengusulkan 125 calon siswa tambahan yang memenuhi syarat sebagai cadangan. Jika tahun ini belum seluruhnya bisa terakomodasi, mereka bisa menjadi alternatif apabila ada peserta yang keluar atau mengundurkan diri," katanya.

MPLS Dimulai Akhir Juli

Agus menjelaskan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Wonosobo dijadwalkan dimulai pada 31 Juli 2026.

Pelaksanaan MPLS mengalami sedikit penyesuaian jadwal karena sarana dan prasarana di lokasi masih dalam tahap penyelesaian sehingga belum sepenuhnya siap digunakan.

"Dari Dinas Sosial Kabupaten Temanggung nanti akan melakukan pemantauan. Saat MPLS kami juga akan mengantarkan sekaligus melakukan serah terima peserta didik kepada pihak Sekolah Rakyat di Wonosobo. Selanjutnya, evaluasi dan koordinasi akan dilakukan secara berkala, sekitar satu hingga dua bulan sekali," katanya.

Sistem Boarding School Jadi Pertimbangan

Menurut Agus, penempatan sementara peserta didik di Wonosobo dipilih karena Sekolah Rakyat menerapkan konsep boarding school atau sekolah berasrama.

Meski Temanggung telah memiliki ruang kelas, daerah tersebut belum memiliki fasilitas pendukung berupa asrama dan sarana penunjang lainnya sehingga penyelenggaraan pendidikan secara penuh belum dapat dilakukan.

Pemkab Harap Gedung Permanen Segera Terbangun

Pemerintah Kabupaten Temanggung berharap pembangunan fasilitas permanen Sekolah Rakyat dapat segera terealisasi.

Dengan tersedianya gedung beserta fasilitas pendukung, proses pembelajaran di masa mendatang diharapkan dapat dilaksanakan sepenuhnya di Temanggung tanpa harus menitipkan peserta didik ke Sekolah Rakyat di Wonosobo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news