Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) DIY mulai merencanakan pembangunan lanjutan ruas Jalan Baru Kretek–Girijati yang akan masuk hingga wilayah Legundi, Kabupaten Gunungkidul, mulai tahun ini. Proyek tersebut menjadi bagian penting dalam penyempurnaan jalur yang terintegrasi dengan Jalan Lintas Selatan (Jasela).
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2 Satker PJN DIY, Ridwan Subarkah, mengatakan pembangunan di segmen Legundi difokuskan untuk meningkatkan standar jalan yang saat ini masih belum memenuhi ketentuan nasional. “Masih ada sekitar satu kilometer ruas jalan dengan kemiringan lebih dari 10 persen. Ini belum sesuai standar, sehingga akan dilakukan pelandaian dan pelebaran,” kata Subarkah saat ditemui di Kantor Satker PJN DIY, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Rabu (18/3/2026).
Menurut ia, ujung dari Jalan Baru Kretek–Girijati memang dirancang berakhir di kawasan Legundi, Gunungkidul. Dengan dimulainya pembangunan di wilayah tersebut, proyek jalan kini telah masuk dalam administrasi Kabupaten Gunungkidul.
Perbaikan di ruas Legundi dinilai krusial untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan. Selain itu, penyempurnaan trase juga diharapkan mampu mendukung kelancaran arus lalu lintas dari Bantul menuju Gunungkidul. “Tahun ini juga kami akan mulai membangun sambungan Jalan Baru Kretek – Girijati yang berada di Legundi,” katanya.
Ia menegaskah bahwa pembangunan ini menjadi bagian dari upaya mempercepat konektivitas antarwilayah di kawasan selatan DIY. Lebih jauh, Subarkah menerangkan bahwa secara keseluruhan progres pembangunan Jalan Baru Kretek–Girijati telah mencapai 90% sejak dimulai pada November 2023. Ruas tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada September 2026, meskipun penyelesaian penuh proyek direncanakan hingga Agustus 2026.
Jalan baru ini nantinya akan menghubungkan Jembatan Kretek 2, Jalan Parangtritis, hingga wilayah Gunungkidul. Kehadirannya diproyeksikan memangkas waktu tempuh dari perbatasan Bantul–Gunungkidul dari sekitar 20 menit menjadi hanya 5 menit.
Selain meningkatkan aksesibilitas, jalur ini juga diharapkan mampu mendukung pengembangan kawasan pariwisata dan ekonomi di selatan DIY, serta terhubung dengan Bandara Yogyakarta International Airport (YIA).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

8 hours ago
8

















































