Masjid Nurul Afiat RSUD Bulukumba Gelar Taklim Rutin. (Dok: Ist)KabarMakassar.com — Pengurus Masjid Nurul Afiat RSUD H. Andi Sulthan Dg Radja Bulukumba kembali melaksanakan program taklim rutin yang diikuti oleh pengurus masjid, keluarga pasien, pasien, serta pegawai rumah sakit pada Kamis (11/6).
Kegiatan yang berlangsung dengan penuh kekhusyukan ini menghadirkan penceramah, Ustadz Rofiuddin, Lc, yang menyampaikan kajian keislaman bertema bulan Hijriah dan keutamaan amalan pada hari-hari yang mulia.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Rofiuddin menjelaskan pentingnya memahami momentum bulan-bulan Hijriah sebagai sarana meningkatkan kualitas ibadah dan ketakwaan kepada Allah SWT. Beliau mengajak jamaah untuk menanamkan niat yang tulus dalam setiap amal, termasuk menghadirkan niat untuk melaksanakan ibadah haji bagi yang belum mendapatkan kesempatan menunaikannya.
Menurut beliau, kehadiran jamaah di Masjid Nurul Afiat untuk mengikuti majelis ilmu dan melaksanakan ibadah merupakan bentuk berkah dan rahmat yang diberikan Allah SWT. Momentum hari-hari yang penuh keutamaan hendaknya dimanfaatkan dengan memperbanyak amal saleh, dzikir, membaca Al-Qur’an, serta menjaga shalat berjamaah.
Ustadz Rofiuddin juga menyampaikan bahwa shalat berjamaah di masjid memiliki keutamaan yang sangat besar. Salah satu di antaranya adalah pahala yang sangat agung sebagaimana disebutkan dalam berbagai hadis, sehingga menjadi motivasi bagi umat Islam untuk senantiasa memakmurkan masjid dan menjaga kebersamaan dalam ibadah.
Pada kesempatan tersebut, beliau turut mengulas kandungan Surah Al-Baqarah ayat 26 yang menjelaskan hikmah perumpamaan yang diberikan Allah SWT dalam Al-Qur’an.
“Sesungguhnya Allah tidak segan membuat perumpamaan seekor nyamuk atau yang lebih kecil dari itu. Adapun orang-orang yang beriman, mereka mengetahui bahwa itu adalah kebenaran dari Tuhan mereka. Tetapi orang-orang yang kafir berkata, ‘Apa maksud Allah dengan perumpamaan ini?’ Dengan perumpamaan itu banyak orang yang dibiarkan-Nya sesat dan dengan itu pula banyak orang yang diberi-Nya petunjuk. Tetapi tidak ada yang Dia sesatkan dengan perumpamaan itu selain orang-orang yang fasik.” (QS. Al-Baqarah: 26).
Melalui penjelasan ayat tersebut, Ustadz Rofiuddin menerangkan bahwa setiap perumpamaan dalam Al-Qur’an mengandung pelajaran dan hikmah yang mendalam. Orang-orang beriman akan mengambil manfaat dan petunjuk darinya, sedangkan orang-orang yang hatinya tertutup akan sulit menerima kebenaran yang terkandung di dalamnya.
Kegiatan taklim rutin ini diharapkan terus menjadi sarana pembinaan spiritual bagi keluarga pasien, pasien, dan seluruh pegawai RSUD H. Andi Sulthan Dg Radja Bulukumba, sekaligus memperkuat keimanan dan mempererat ukhuwah Islamiyah di lingkungan rumah sakit.
Acara ditutup dengan doa bersama memohon kesehatan, keselamatan, dan keberkahan dari Allah SWT bagi seluruh jamaah dan masyarakat.


















































