KLIKPOSITIF- Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang, Hidayatul Fikri, menginisiasi pembentukan Duta Hak Asasi Manusia (Duta HAM) Indonesia dengan akronim DUHAM, sebuah gerakan yang terinspirasi dari Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (DUHAM).
Gagasan tersebut disampaikan langsung kepada Wakil Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Mugiyanto, dalam pertemuan di Gedung Kementerian Hak Asasi Manusia RI, Jakarta, pada 13 Juli 2026.
Ia menjelaskan, Duta HAM Indonesia dirancang sebagai gerakan nasional untuk melahirkan generasi muda yang memiliki kepedulian, kapasitas, dan komitmen dalam mendorong penghormatan, perlindungan, pemenuhan, penegakan, serta pemajuan hak asasi manusia di Indonesia.
Menurutnya, penggunaan nama DUHAM bukan sekadar identitas program, melainkan simbol yang terinspirasi dari Universal Declaration of Human Rights (UDHR), dokumen bersejarah yang menjadi fondasi perkembangan hukum dan perlindungan hak asasi manusia di tingkat internasional.
“Nilai-nilai yang terkandung dalam Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia tidak boleh berhenti sebagai dokumen internasional. Nilai tersebut harus hadir dalam kehidupan masyarakat melalui pendidikan, keteladanan, dan partisipasi aktif generasi muda. Karena itu, kami menginisiasi Duta HAM Indonesia sebagai gerakan kolaboratif yang dapat menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun budaya penghormatan terhadap hak asasi manusia,” ujarnya.
Ia berharap Duta HAM Indonesia menjadi wadah pengembangan kepemimpinan pemuda melalui berbagai program, seperti pendidikan dan literasi HAM, kampanye publik, pengabdian kepada masyarakat, dialog lintas kelompok, serta kolaborasi dengan pemerintah, perguruan tinggi, organisasi kepemudaan, komunitas, dan masyarakat sipil.
Selain memperluas edukasi mengenai hak asasi manusia, gerakan ini juga diharapkan mampu melahirkan kader-kader muda yang berintegritas, memiliki kepedulian sosial, serta mampu menjadi pelopor dalam menyebarluaskan nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, persamaan, dan penghormatan terhadap martabat setiap manusia.
Pertemuan dengan Wakil Menteri HAM RI tersebut menjadi langkah awal untuk memperkenalkan konsep Duta HAM Indonesia sebagai inisiatif yang dapat memperkuat ekosistem pemajuan hak asasi manusia melalui pendekatan partisipatif dan berkelanjutan.
Ia berharap, ke depan Duta HAM Indonesia dapat berkembang menjadi gerakan nasional yang menjangkau seluruh provinsi hingga kabupaten dan kota. Dengan demikian, semangat Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia tidak hanya dikenal sebagai tonggak sejarah dunia, tetapi juga diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara di Indonesia.

16 hours ago
6


















































