
Jip wisata di Lereng Merapi, Sleman./Harian Jogja-Lajeng Padmaratri
Harianjogja.com, SLEMAN— Masa libur sekolah membawa berkah bagi pelaku wisata di kawasan lereng Merapi. Kunjungan wisatawan ke wahana Lava Tour Merapi melonjak signifikan sejak akhir Juni 2026 hingga awal Juli, membuat permintaan armada jip wisata meningkat tajam dan kerap melampaui ketersediaan kendaraan.
Tingginya jumlah wisatawan bahkan menyebabkan sebagian pengunjung tidak mendapatkan armada karena seluruh kendaraan telah lebih dahulu dipesan melalui sistem reservasi.
Ketua Asosiasi Jip Wisata Lereng Merapi, Dardiri, mengatakan peningkatan jumlah wisatawan terlihat dari tingginya intensitas operasional armada selama periode liburan.
Menurut dia, dalam kondisi normal satu armada biasanya melayani satu hingga dua perjalanan per hari. Namun selama masa libur sekolah, satu jip rata-rata dapat melayani hingga empat perjalanan dalam sehari.
"Luar biasa itu kunjungan wisatawan. Dalam bulan Juni sampai awal Juli ini luar biasa. Minat khusus wisata Lava Tour rata-rata per hari empat kali," kata Dardiri, Minggu (5/7/2026).
Ia menjelaskan lonjakan kunjungan sudah terlihat sejak akhir Juni dan berlangsung hampir setiap hari, termasuk pada hari kerja yang biasanya relatif sepi.
"Dalam pekan ini ya, mulai akhir Juni sampai awal Juli tanggal 5 ini, sampai saat ini biasanya hari Senin sepi pun ini tetap ramai, luar biasa," ujarnya.
Kondisi tersebut membuat wisatawan yang datang tanpa reservasi harus bersabar menunggu armada tersedia. Tidak sedikit pula yang akhirnya gagal mengikuti wisata karena seluruh kendaraan telah habis dipesan.
"Sampai menunggu banyak sekali. Yang tidak kebagian, yang tidak reservasi, ya enggak dapat," katanya.
Dardiri mengungkapkan pada musim ramai seperti sekarang, calon wisatawan disarankan melakukan pemesanan setidaknya lima hingga tujuh hari sebelum keberangkatan.
Menurut dia, basecamp operator jip hampir selalu penuh sejak pagi hingga sore karena seluruh armada telah memiliki jadwal perjalanan yang padat.
"Cuma nunggu, nunggunya juga kadang lama. Basecamp kita sudah full, dari pagi sampai sore karena sudah banyak yang reservasi. Kita carikan jip di luar pun juga enggak ada, semua penuh," ujarnya.
Mayoritas wisatawan yang datang pada musim liburan kali ini memilih paket perjalanan dengan rute menengah yang menawarkan kombinasi destinasi favorit di kawasan lereng Merapi.
Berdasarkan perhitungan asosiasi, jumlah armada yang beroperasi selama periode puncak liburan mencapai sekitar 1.650 perjalanan setiap hari.
"Paling sampai hari Sabtu besok. Prediksi kami seperti itu. Jadi kurang lebih 1.650 lah rata-rata per harinya yang jalan di sini," kata Dardiri.
Di tengah tingginya aktivitas wisata, operator juga melakukan penyesuaian tarif sejak 10 Juni 2026. Kenaikan harga rata-rata sebesar Rp50.000 per paket dilakukan menyusul meningkatnya biaya operasional akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
Meski demikian, menurut Dardiri, sebagian besar wisatawan memahami kondisi tersebut dan tetap antusias menikmati wisata Lava Tour Merapi.
Untuk menjaga keselamatan selama periode padat kunjungan, asosiasi terus mengingatkan seluruh operator melakukan pemeriksaan kendaraan secara rutin sebelum beroperasi.
"Tiap pagi kita selalu menyampaikan ke grup bahwasanya jangan lupa untuk pengecekan minyak rem, oli mesin, air radiator, dan mungkin yang lain-lainnya seperti ban. Di momen yang terbaik ini, jangan sampai ada insiden," ujarnya.
Setelah masa libur sekolah berakhir, jumlah wisatawan diperkirakan kembali normal. Bulan Agustus biasanya menjadi periode yang lebih lengang dan dimanfaatkan pemilik armada untuk melakukan perawatan kendaraan setelah bekerja ekstra selama musim liburan.
"Agustusan biasanya sepi. Agustus itu dari dulu sepi, ada tamu cuma nggak signifikan. Itu kebanyakan buat waktu servis," kata Dardiri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

5 hours ago
1

















































