Kue Sapik Masih Jadi Favorit Warga Pessel Saat Lebaran

2 hours ago 2

Hayati Sumbar

KLIKPOSITIF- Tradisi Lebaran di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat, tak lengkap tanpa kehadiran Kue Sapik. Jajanan tradisional ini hampir selalu tersedia di setiap rumah warga sebagai suguhan khas saat hari raya.

Di tengah beragam hidangan Lebaran seperti lamang dan aneka kue lainnya, Kue Sapik tetap memiliki tempat istimewa. Bentuknya yang menyerupai kue semprong, berpadu dengan rasa manis dan aroma khas, membuatnya tetap diminati meski kuliner modern terus bermunculan.

Wali Nagari Koto Taratak, Suher Farmin, mengatakan Kue Sapik merupakan bagian tak terpisahkan dari tradisi masyarakat Pesisir Selatan. Hampir setiap rumah menyajikan kue ini untuk menjamu tamu yang datang bersilaturahmi.

“Kue Sapik tidak pernah absen saat Lebaran. Ini sudah menjadi tradisi turun-temurun,” ungkapnya, Kamis (26/3/2026).

Kue Sapik dibuat dari bahan sederhana seperti tepung beras, telur, gula pasir, santan, serta bubuk kayu manis yang memberikan aroma khas. Beberapa warga juga membuat varian dari tepung beras hitam yang menghasilkan warna lebih gelap.

Proses pembuatannya masih dilakukan secara tradisional. Adonan dipanggang menggunakan cetakan khusus, lalu dilipat dan dijepit saat masih panas. Nama “Sapik” sendiri berasal dari proses menjepit tersebut.

Nani (33), salah seorang warga, mengaku rutin membuat Kue Sapik setiap Lebaran. Menurutnya, kue ini menjadi salah satu hidangan utama di rumahnya.

“Selain rasanya enak, bahannya juga sederhana dan tidak mahal. Hasilnya pun banyak,” katanya.

Baca Juga

Ia menambahkan, membuat Kue Sapik juga menjadi bagian dari tradisi keluarga yang terus dijaga hingga kini.

Dengan kuatnya tradisi tersebut, masyarakat berharap Kue Sapik tetap lestari sebagai bagian dari identitas budaya Pesisir Selatan.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news