Kemenpar Bidik Indonesia Jadi Pusat MICE ASEAN, Andalkan AI

5 hours ago 1

Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menargetkan Indonesia memperkuat posisinya sebagai pusat industri meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE) di kawasan ASEAN. Target tersebut akan ditempuh melalui berbagai strategi, mulai dari harmonisasi kebijakan, pemanfaatan kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI), hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia untuk mendukung pertumbuhan pariwisata yang bernilai tambah.

Komitmen itu disampaikan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri yang menilai sektor MICE memiliki prospek besar dalam mendorong investasi, transaksi bisnis, serta memperkuat kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian nasional.

Industri MICE Miliki Pangsa Besar di Pasar Global

Widiyanti mengatakan sektor MICE menyumbang sekitar 30,75% dari nilai pasar industri manajemen acara global yang diperkirakan mencapai US$1,2 triliun pada 2024. Besarnya nilai pasar tersebut dinilai menjadi peluang yang perlu dimanfaatkan Indonesia.

"Harapannya, Indonesia semakin memperkuat perannya sebagai pusat business events di kawasan ASEAN sekaligus mendorong pertumbuhan pariwisata yang berkualitas, berkelanjutan, dan bernilai tambah tinggi," kata Widiyanti dalam keterangan tertulis, Rabu (29/7/2026).

Menurutnya, pengembangan industri MICE tidak hanya berdampak pada sektor pariwisata, tetapi juga mampu menarik investasi serta meningkatkan aktivitas bisnis melalui penyelenggaraan berbagai agenda berskala nasional maupun internasional.

AI hingga Penguatan Talenta Jadi Strategi Utama

Untuk meningkatkan daya saing Indonesia di sektor MICE, Kemenpar menyiapkan sejumlah langkah strategis.

Beberapa strategi yang akan dijalankan meliputi:

Harmonisasi kebijakan pemerintah guna mendukung pengembangan industri MICE.

Pemanfaatan kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI).

Pengembangan ajang olahraga dan hiburan sebagai daya tarik penyelenggaraan acara.

Peningkatan kualitas talenta di sektor MICE.

Penguatan kemampuan memenangkan proses bidding penyelenggaraan acara internasional.

Widiyanti menilai berbagai langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi Indonesia sebagai tujuan utama penyelenggaraan kegiatan bisnis dan pertemuan di kawasan ASEAN.

Airlangga: Pariwisata Jadi Modal Pengembangan MICE

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut prospek industri MICE semakin didukung oleh pertumbuhan sektor pariwisata nasional.

Ia mengungkapkan bahwa sektor penyediaan akomodasi serta makanan dan minuman tumbuh 13,14%. Sementara itu, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 1,38 juta pada Mei 2026, sedangkan perjalanan wisatawan nusantara tercatat sekitar 106 juta.

"Fondasi ini memosisikan Indonesia dengan baik untuk menjadi pusat MICE global, khususnya seiring dengan pergeseran pasar menuju bisnis dan hiburan [bleisure]," ujarnya.

Menurut Airlangga, pengembangan industri MICE juga harus didukung oleh integrasi destinasi wisata unggulan, peningkatan konektivitas, pemanfaatan AI, serta kolaborasi yang kuat antara kementerian dan pelaku usaha.

SEABEF 2026 Jadi Momentum Penguatan Industri

Upaya memperkuat industri MICE turut menjadi salah satu agenda utama dalam Southeast Asia Business Events Forum (SEABEF) 2026 yang digelar di Jakarta.

Forum tersebut berlangsung bersamaan dengan Indonesia Business Event Mart (IBEM) 2026, yang mempertemukan 92 peserta pameran dengan 220 hosted buyers dari 37 negara melalui rangkaian agenda business matching.

Melalui berbagai strategi dan kolaborasi tersebut, pemerintah berharap daya saing industri MICE Indonesia terus meningkat sehingga mampu memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat penyelenggaraan kegiatan bisnis dan acara internasional di kawasan ASEAN sekaligus mendorong pertumbuhan pariwisata yang berkualitas, berkelanjutan, dan bernilai tambah tinggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news