Airlangga: Sistem BI Tetap Solid Meski Gubernur Berganti

5 hours ago 7

 Sistem BI Tetap Solid Meski Gubernur Berganti

Airlangga Hartarto. /Istimewa.

Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meyakini pergantian Gubernur Bank Indonesia (BI) tidak akan mengganggu stabilitas perekonomian nasional. Menurutnya, sistem yang telah dibangun di bank sentral sudah cukup matang sehingga tetap mampu menjalankan fungsi kelembagaan, termasuk menjaga koordinasi kebijakan fiskal dan moneter selama masa transisi kepemimpinan.

Pernyataan tersebut disampaikan Airlangga di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu. Ia menegaskan bahwa kekuatan BI tidak bergantung pada satu figur, melainkan pada sistem yang telah berjalan dan koordinasi antarlembaga.

Airlangga: Sistem BI Sudah Matang

Airlangga mengatakan sistem di Bank Indonesia telah dirancang untuk memastikan tugas dan fungsi bank sentral tetap berjalan meski terjadi pergantian pimpinan. Dengan mekanisme tersebut, ia optimistis stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga.

“Kami percaya karena di BI kan sudah ada sistem. Jadi, siapa pun yang duduk di sana, selama menjalankan sistem dan juga kerja sama, baik fiskal-moneter, itu akan baik untuk pertumbuhan ekonomi, menekan inflasi dan menciptakan lapangan kerja,” kata Airlangga kepada wartawan di Kantor Kemenko Perekonomian Jakarta, Rabu.

Saat ditanya mengenai sosok yang akan menggantikan Gubernur BI, Airlangga menegaskan keputusan tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan Presiden Prabowo Subianto.

“Ya, kita serahkan ke Bapak Presiden,” ujarnya.

KSSK Pastikan Kebijakan Tetap Pro Pertumbuhan

Sebelumnya, Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memastikan arah kebijakan sistem keuangan tetap konsisten meski terjadi transisi kepemimpinan di Bank Indonesia. Fokus kebijakan, menurut KSSK, akan tetap diarahkan pada pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga stabilitas sistem keuangan.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa selaku Ketua KSSK mengatakan koordinasi antarlembaga akan terus diperkuat untuk memberikan kepastian kepada pelaku pasar bahwa kebijakan pemerintah tetap mendukung iklim investasi.

“Kami tunjukkan ke pasar bahwa kebijakan kita tetap solid, pro-growth, pro stabilitas, dan market-friendly,” ujar Purbaya.

Ia juga menyampaikan bahwa Penjabat Sementara Gubernur BI Destry Damayanti memiliki kapasitas serta pengalaman yang memadai untuk memimpin bank sentral selama masa transisi berlangsung.

Destry Damayanti Jabat Pj Sementara Gubernur BI

Destry Damayanti ditunjuk sebagai Penjabat Sementara Gubernur BI sesuai mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia, sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir melalui Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan.

Di sisi lain, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto hingga kini belum menetapkan sosok yang akan menggantikan Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank Indonesia.

Dengan demikian, proses transisi kepemimpinan di BI masih berlangsung, sementara pemerintah dan KSSK menegaskan koordinasi kebijakan ekonomi akan tetap berjalan untuk menjaga stabilitas, mendukung pertumbuhan ekonomi, mengendalikan inflasi, serta mempertahankan kepercayaan pelaku pasar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news