Kapal Terbalik di Danau Kariba, Zimbabwe, 72 Orang Dilaporkan Tewas

1 hour ago 1

Newswire

Newswire Minggu, 16 Agustus 2026 13:57 WIB

Harianjogja.com, MOSKOW—Korban tewas dalam insiden kapal terbalik di Danau Kariba, Zimbabwe, terus bertambah. Kantor Penyiaran Pemerintah Zimbabwe, ZBC, melaporkan jumlah korban meninggal mencapai 72 orang setelah 26 jenazah kembali ditemukan dalam operasi pencarian dan evakuasi pada Sabtu (15/8/2026) waktu setempat.

Sebelumnya, Kepolisian Republik Zimbabwe (ZRP) melaporkan 68 orang meninggal dalam kecelakaan perahu RIDA (Badan Pengembangan Infrastruktur Pedesaan) tersebut. Jumlah itu bertambah setelah 22 jasad ditemukan pada Sabtu.

"ZRP menginformasikan kepada masyarakat Zimbabwe dan para pemangku kepentingan terkait bahwa jumlah korban tewas dalam kecelakaan perahu RIDA (Badan Pengembangan Infrastruktur Pedesaan) di Kariba kini mencapai 68 orang, menyusul kembali ditemukan 22 jasad pada Sabtu (15/06/2026)," kata pihak kepolisian di platform X.

Kapal Membawa 153 Orang

Kapal tersebut terbalik pada Selasa setelah berangkat dari pelabuhan Kota Kariba. Saat kejadian, kapal membawa sekitar 153 orang, jauh melebihi kapasitas resmi yang hanya diperbolehkan mengangkut 90 penumpang.

Sebanyak 77 orang berhasil diselamatkan tidak lama setelah kapal terbalik. Banyak penyintas terlebih dahulu dibawa ke sebuah pulau di dekat lokasi kejadian sebelum kemudian dipindahkan ke fasilitas kesehatan di Kota Kariba.

Operasi pencarian dan evakuasi masih berlangsung pada Sabtu. Penyelam kepolisian, personel militer, serta nelayan setempat dilibatkan dalam upaya menemukan korban.

Sedikitnya 18 Anak-anak Tewas

Menurut laporan ZBC sebagaimana dikutip Al Jazeera, sedikitnya 18 anak-anak termasuk dalam daftar korban tewas. Sebanyak 16 anak di antaranya berusia di bawah 10 tahun.

Beberapa korban termuda yang telah diidentifikasi yakni Wendy Ndandarika yang baru berusia satu tahun. Selain itu, McDonald Nyasha Gumpo dan Hailly Tauro masing-masing berusia 14 bulan juga termasuk korban yang telah diidentifikasi berdasarkan laporan media lokal.

Kapten kapal, Sign Patsikadova, 59, turut masuk dalam daftar korban tewas yang telah dikonfirmasi.

Besarnya jumlah korban juga membuat sejumlah keluarga kehilangan lebih dari satu anggota keluarga dalam kecelakaan tersebut.

Angin Kencang Picu Gelombang Tinggi

Kesaksian para penyintas memberikan gambaran mengenai kondisi sebelum kapal terbalik. Mereka mengatakan angin kencang membuat gelombang di Danau Kariba menjadi tinggi dan berombak.

Air kemudian masuk ke dalam kapal tidak lama setelah kapal meninggalkan pelabuhan. Para penumpang disebut sempat meminta operator kapal kembali ke tepian dan menjauh dari perairan terbuka.

Namun, kapal tetap melanjutkan perjalanan menuju bagian tengah danau sebelum akhirnya terguling.

Zimbabwe Tetapkan Bencana Nasional

Danau Kariba merupakan waduk buatan manusia terbesar di dunia berdasarkan volume. Kecelakaan di danau tersebut relatif jarang terjadi.

Danau Kariba berada di perbatasan Zimbabwe dan Zambia, sekitar 300 kilometer lebih atau 186 mil sebelah timur laut ibu kota Zimbabwe, Harare.

Pemerintah Zimbabwe telah menetapkan insiden kapal terbalik tersebut sebagai bencana nasional. Sejumlah lembaga kesejahteraan juga dikerahkan untuk menyalurkan makanan kepada rumah tangga yang terdampak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Yudhi Kusdiyanto

Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news