Foto ilustrasi lele asap. / Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Rencana pembentukan kampung lele asap di Padukuhan Jati di Kalurahan Banaran, Kapanewon Galur, Kulonprogo mulai digarap sebagai langkah mengangkat potensi ekonomi lokal sekaligus membuka peluang wisata berbasis olahan ikan.
Program ini masih dalam tahap perencanaan. Pemerintah daerah tengah mematangkan konsep agar pengembangannya bisa berjalan optimal dan memberi dampak nyata bagi masyarakat setempat.
Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Dislautkan Kulonprogo, Wakhid Purwosubiyantara, menjelaskan inisiatif ini bertujuan memperluas pasar lele asap khas Padukuhan Jati hingga tingkat nasional.
“Setiap hari Padukuhan Jati di Kalurahan Banaran mampu memproduksi lele asap 400 hingga 500 kilogram per hari ke pasar-pasar di Kabupaten Bantul. Bahkan di waktu libur bisa menyentuh angka 800 kilogram,” ujarnya, Senin (6/4/2026).
Produksi yang tinggi tersebut dinilai sebagai modal kuat untuk mendorong peningkatan pendapatan masyarakat. Kampung lele asap diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi baru berbasis perikanan.
Selain itu, kawasan ini juga dirancang terintegrasi dengan kegiatan pariwisata. Kampung lele asap berpotensi menjadi paket wisata yang dikelola kelompok sadar wisata (Pokdarwis) di Banaran.
“Tujuan kampung lele asap menjadi salah satu daya ungkit pemberdayaan dan ekonomi masyarakat yang berbasis kelautan dan perikanan yang berdasarkan olahan ikan,” kata Wakhid.
Untuk mematangkan rencana, Dislautkan Kulonprogo telah menggelar sarasehan pada Senin (6/4/2026). Pertemuan ini menjadi langkah awal menyatukan persepsi sekaligus merumuskan konsep pengembangan kawasan.
Sarasehan tersebut juga menjadi forum untuk menggali ide agar kampung lele asap tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga memberikan nilai tambah dan daya saing yang lebih kuat.
Jika terealisasi, kampung lele asap di Padukuhan Jati di Kalurahan Banaran di Kapanewon Galur diharapkan menjadi ikon baru yang menggabungkan potensi ekonomi, kuliner, dan wisata berbasis masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

9 hours ago
7

















































