
Calon penumpang saat akan naik KA Bandara YIA di Stasiun YIA./ Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, JOGJA—Pergerakan masyarakat melalui jalur kereta api menuju dan dari Yogyakarta International Airport (YIA) menunjukkan perkembangan positif sepanjang delapan bulan pertama 2026. Layanan KA Bandara YIA Reguler mencatat 1.230.728 penumpang pada periode Januari-Agustus 2026.
Jumlah tersebut meningkat 2,97 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025. Data yang lebih rinci menunjukkan jumlah pengguna layanan reguler pada Januari-Agustus 2025 mencapai 1.195.258 penumpang.
Pertumbuhan tersebut menjadi salah satu gambaran meningkatnya pemanfaatan kereta api sebagai moda transportasi yang menghubungkan pusat Kota Jogja dengan kawasan YIA.
Direktur Utama KAI Bandara, Porwanto Handry Nugroho, mengatakan pertumbuhan pelanggan menjadi indikator positif terhadap kepercayaan masyarakat terhadap layanan KA Bandara YIA.
“Pertumbuhan pengguna KA Bandara YIA Reguler menunjukkan bahwa masyarakat semakin menjadikan kereta api sebagai pilihan transportasi untuk mendukung mobilitas menuju maupun dari YIA,” ujarnya.
Menurut Porwanto, peningkatan jumlah pengguna tersebut menjadi dorongan bagi KAI Bandara untuk menjaga sekaligus meningkatkan kualitas layanan.
Keandalan perjalanan, kenyamanan, keamanan, serta ketepatan waktu menjadi sejumlah aspek yang terus diperhatikan untuk mempertahankan kepercayaan pelanggan.
“Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, kenyamanan, keamanan, dan ketepatan waktu perjalanan,” katanya.
Total Penumpang Capai 1,81 Juta
Jika layanan Reguler dan YIA Xpress digabungkan, jumlah penumpang KA Bandara YIA sepanjang Januari-Agustus 2026 mencapai 1.810.805 orang.
Dari total tersebut, layanan Reguler menyumbang 1.230.728 penumpang. Sementara itu, layanan YIA Xpress digunakan oleh 580.077 penumpang.
Angka tersebut menunjukkan layanan Reguler masih menjadi bagian terbesar dari keseluruhan pengguna KA Bandara YIA selama periode tersebut.
Bagi masyarakat yang melakukan perjalanan melalui YIA, keberadaan kereta bandara memberikan pilihan transportasi publik untuk menjangkau kawasan bandara dari pusat Kota Jogja maupun sebaliknya.
Pertumbuhan pengguna juga memperlihatkan bahwa kebutuhan terhadap konektivitas berbasis transportasi massal masih memiliki ruang untuk berkembang.
KAI Bandara melihat kondisi tersebut sebagai peluang untuk terus melakukan pengembangan layanan agar perjalanan penumpang semakin mudah dan nyaman.
Porwanto mengatakan evaluasi dan inovasi akan terus dilakukan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan selama menggunakan KA Bandara YIA.
“Kami berharap layanan KA Bandara YIA dapat terus menjadi pilihan masyarakat sekaligus mendukung konektivitas pariwisata, bisnis, dan aktivitas masyarakat di Yogyakarta,” ujarnya.
Dukung Mobilitas Wisatawan dan Pelaku Bisnis
KA Bandara YIA tidak hanya melayani kebutuhan perjalanan masyarakat yang hendak menuju bandara. Layanan tersebut juga menjadi bagian dari jaringan transportasi publik yang mendukung mobilitas wisatawan dan pelaku bisnis yang datang melalui YIA.
Konektivitas antara pusat Kota Jogja dan kawasan bandara menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung perjalanan orang dari dan menuju YIA.
Bagi wisatawan, akses transportasi dari bandara menuju pusat kota merupakan bagian dari pengalaman perjalanan. Sementara bagi masyarakat yang melakukan perjalanan melalui YIA untuk keperluan bisnis maupun aktivitas lainnya, ketersediaan moda transportasi publik menjadi salah satu faktor pendukung mobilitas.
Karena itu, peningkatan penggunaan KA Bandara YIA Reguler tidak hanya dilihat dari jumlah penumpang, tetapi juga dari perannya sebagai penghubung antara kawasan perkotaan dan bandara.
KAI Bandara optimistis tren penggunaan layanan tersebut masih dapat berkembang. Perusahaan berkomitmen melanjutkan evaluasi serta menghadirkan inovasi untuk menyesuaikan layanan dengan kebutuhan perjalanan pelanggan.
Pertumbuhan pengguna selama Januari-Agustus 2026 sekaligus memperlihatkan bahwa transportasi kereta api memiliki peran yang semakin penting dalam konektivitas kawasan Yogyakarta dan YIA.
Dengan terus menjaga kenyamanan, keamanan, dan ketepatan waktu, KAI Bandara berharap masyarakat semakin menjadikan kereta api sebagai salah satu pilihan utama ketika melakukan perjalanan menuju maupun dari YIA.
Layanan tersebut pada akhirnya tidak hanya mendukung akses menuju bandara, tetapi juga memperkuat konektivitas transportasi publik yang menunjang aktivitas masyarakat, pariwisata, dan bisnis di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

2 hours ago
1
















































