Jumlah Penumpang ASDP Diprediksi Melonjak 9,4 Persen saat Mudik 2026

5 hours ago 5

Jumlah Penumpang ASDP Diprediksi Melonjak 9,4 Persen saat Mudik 2026 Foto udara sejumlah kendaraan terjebak macet di depan pintu masuk Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten. / Antara

Harianjogja.com, JAKARTA—PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memperkirakan bakal terjadi lonjakan signifikan jumlah pengguna jasa penyeberangan pada masa Angkutan Lebaran 2026.

Berdasarkan proyeksi terbaru, kenaikan penumpang mencapai 9,4 persen dibandingkan periode tahun lalu, seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat yang ingin merayakan Idulfitri di kampung halaman.

Direktur Operasi & Transformasi ASDP, Rio Lasse, menjelaskan bahwa manajemen telah melakukan pemetaan komprehensif untuk mengantisipasi pergerakan 5.829.760 orang.

Jutaan pemudik tersebut diprediksi akan memadati 15 lintasan penyeberangan utama yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia selama masa arus mudik berlangsung.

“Prediksi akan ada peningkatan jumlah kendaraan ataupun jumlah penumpang itu kurang lebih di 9% dan pelabuhan-pelabuhan kita siapkan,” kata Rio dalam Media Gathering Kesiapan Angkutan Lebaran Tahun 2026, Kamis (12/3/2026).

Selain jumlah orang, frekuensi perjalanan kapal atau trip juga diprediksi mengalami eskalasi sebesar 6 persen atau mencapai 23.420 trip. Lonjakan ini diimbangi dengan kenaikan jumlah kendaraan sebesar 9,3 persen, dengan dominasi mobil pribadi yang naik 10 persen dan sepeda motor sebesar 9,7 persen.

Tingginya angka tersebut selaras dengan data Kementerian Perhubungan yang menempatkan kendaraan roda dua dan roda empat sebagai moda transportasi favorit masyarakat tahun ini.

Untuk mengurai kepadatan, ASDP menetapkan skala prioritas di lintasan tersibuk, yakni Merak—Bakauheni, khusus bagi pejalan kaki serta kendaraan penumpang seperti bus dan mobil pribadi.

Rio menuturkan bahwa sedikitnya 3,12 juta orang diperkirakan bakal menyeberang dari Pulau Jawa menuju Sumatra melalui Pelabuhan Merak.

Strategi pemecahan arus juga dilakukan dengan mengalihkan kategori kendaraan tertentu ke pelabuhan penunjang guna menjaga kelancaran operasional di dermaga utama.

“Perlintasan utama kita tentu saja Merak—Bakauheni dan Ketapang—Gilimanuk. Beberapa peningkatan atau penambahan fasilitas yang kita siapkan untuk mengantisipasi lonjakan daripada arus mudik tahun ini,” tuturnya.

Dalam pengaturan teknisnya, Pelabuhan Ciwandan akan difokuskan untuk melayani pemudik motor dan truk dua sumbu.

Sementara itu, kendaraan logistik berat dengan tiga sumbu atau lebih akan diarahkan melalui Pelabuhan BBJ Bojonegoro menuju Bakauheni guna memastikan tidak ada penumpukan kendaraan di area kantong parkir pelabuhan.

Kesiapan infrastruktur turut menjadi fokus utama melalui penambahan kapasitas dermaga dan sarana tambat untuk mempercepat proses bongkar muat kapal.

Secara total, terdapat 33 pelabuhan yang disiagakan, terdiri dari 23 pelabuhan milik internal ASDP dan 10 pelabuhan perbantuan yang tersebar di berbagai titik strategis nasional.

Manajemen ASDP memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada tanggal 17 Maret dan 18 Maret 2026, di mana volume kendaraan diperkirakan mencapai titik tertinggi.

Adapun untuk arus balik Lebaran, konsentrasi massa diprediksi akan memenuhi pelabuhan pada rentang waktu 26 Maret hingga 28 Maret 2026 mendatang seiring berakhirnya masa cuti bersama.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news